MARI raup dana IPO Rp 51 miliar



JAKARTA. PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) mencatatkan initial public offering (IPO) pada hari ini. Dari hasil penawaran umum perdana saham tersebut, perseroan memperoleh Rp 51 miliar.

Dana tersebut merupakan hasil melakukan penawaran umum perdana saham pada tanggal 2-4 Februari 2016 dengan 105 juta saham biasa atas nama atau 20% dari modal ditempatkan.

Harga saham MARI ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp 750. Ini merupakan batas bawah dari penawaran sebelumnya yang dipatok pada level Rp 750 hingga Rp 1.100. Dari dana hasil IPO sebesar RP 51 miliar, nantinya MARI akan menggunakan 40% dana tersebut untuk bayar utang bank dan 60% untuk pengembangan dan investasi perusahaaan.


Erick Thohir, Komisaris Utama MARI mengatakan secara fundamental, MARI merupakan perusahaan yang sangat sehat dengan kinerja yang baik. Saat ini, MARI memiliki margin EBITDA di atas 40% dan margin laba bersih di atas 30% dengan profitabilitas yang relatif tinggi. Ia mengaku optimistis akan membagikan dividen hingga 50% melihat dari track record.

Adrian Syarkawi, Presiden Direktur MARI mengatakan bahwa saat ini MARI memiliki share terbesar dengan angka 22% atau 3,2 juta pendengar setia di seluruh Indonesia. Dengan modal itu, perusahaan akan melakukan pengembangan dan inovasi-inovai khususnya di bidang audio digital.

"Kami akan meluncurkan dua produk digital, pertama di akhir Februari atau awal Maret, dan satu lagi pada kuartal IV tahun ini. Jadi tahun ini akan ada dua produk yang akan diluncurkan," ujarnya di Jakarta, Kamis (11/2).

Seperti diketahui, saat ini, MARI memiliki tiga entitas anak yang terus berkembang yakni PT Radio Attahiriyah, PT Radio Camar, dan PT Suara Irama Indah yang masing-masing mengoperasikan stasiun radio komersial yaitu 98,7 Gen FM Jakarta, 103,1 Gen FM Surabaya dan 101 Jak FM Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News