Marketing sales DILD tumbuh 10% di semester I



JAKARTA. PT Intiland Development Tbk (DILD) berhasil membukukan marketing sales Rp 1,1 triliun sepanjang semester I 2017. Pencapaian ini setara 48% dari target tahun ini yakni sebesar Rp 2,3 triliun.

Pencapaian di paruh pertama tahun ini tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 1 triliun.

Archied Noto Pradono, Direktur pengelolaan Modal dan Investasi Intiland mengatakan, pencapaian marketing sales tersebut sesuai dengan ekspektasi perusahaan. Penilaian tersebut dengan mempertimbangkan kondisi properti yang belum terlalu membaik dalam enam bulan pertama tahun ini.


Namun, Intiland melihat pasar properti akan berangsur membaik seiring stabilitas perekonomian, iklim investasi dan kondisi politik nasional yang semakin membaik.

"Kami terus meninjau kondisi pasar properti dan menyusun startegi yang tepat untuk mengantisipasi kondisi yang terjadi. Dalam rencana tahun ini, kami berencana merilis proyek baru skala besar dan pengembangan baru dari proyek berjalan di semester II ini," kata Archied dalam keterangan resmi, Senin (17/7).

Dari segmen pengembangan, kawasan industri berkontribusi Rp 531 miliar terhadap marketing sales atau sebesar 48%. Segmen pengembangan mixed uses dan high rise menyumbang Rp 228 miliar atau 21% dari total. "Ini berasal dari penjualan proyek 1Park Avenue Jakarta," kata Archied.

Kemudian, segmen properti investasi membukukan kontribusi Rp 185 miliar atau 17% dari total marketing sales. Sedangkan segmen pengembangan kawasan perumahan berkontribusi Rp 160 miliar atau 14%.

Memasuki paruh kedua tahun ini, Intiland terus berupaya mengeksekusi sejumlah strategi pemasaran dan pengembangan untuk mencapai target marketing sales. Perusahaan ini berencana mengembangkan pengembangan baru di proyek yang telah berjalan seperti 1Park Homes, South Quarter tahap II dan klaster baru Serenia Hills.

Selain itu, perusahaan ini juga akan merilis dua proyek baru dengan konsesp mixed use high rise terpadu di Jakarta dan Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini