Marketing Sales Metropolitan Land (MTLA) Baru Mencapai 33,7% Hingga Mei 2022



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) melihat prospek bisnis properti akan lebih baik di sepanjang 2022. Tercatat, marketing sales hingga Mei 2022 mencapai Rp 607 miliar  atau setara 33,7% dari target di sepanjang 2022 sekitar Rp 1,8 triliun.

Direktur Keuangan Metropolitan Land, Olivia Surodjo mengatakan, perseroan tengah melakukan inovasi serta promosi iklan dan strategi pemasaran digital untuk memberikan stimulus tambahan agar dapat menumbuhkan kembali daya beli masyarakat.

“Hingga bulan Mei 2022, Perseroan membukukan total marketing sales yang terdiri dari presales dan recurring revenue sebesar Rp 607 miliar,” jelas dia kepada Kontan.co.id, Jumat (1/7).


Strategi bisnis lainnya, perseroan juga telah memasarkan Cluster The Northbend (sold out) tahap I di Metland Cyber City, selanjutnya Metland akan kembali meneruskan penjualan The Northbend tahap dua pada semester II-2022.

“Pada tahap ke dua kembali ditawarkan sekitar 74 unit rumah. Selain itu, pada semester II 2022 Metland bersama Keppel Land Ltd juga akan meneruskan penjualan dengan meluncurkan produk terbaru pada produk Wisteria,” jelas Olivia.

Baca Juga: Bisnis Pengelolaan Pusat Perbelanjaan Membaik, Ini Strategi Metropolitan Land (MTLA)

Lebih lanjut, Metland juga melanjutkan pemasaran produk yang telah diluncurkan sebelumnya seperti Cluster Oxalis di Metland Puri yang sebelumnya telah sukses dipasarkan pada tahap I dan sedang meneruskan penjualan tahap dua dengan harga mulai Rp 1,5 miliar, Jura tipe B Lite phase 2 di Metland Menteng dengan harga perdana Rp 1,6 miliar, Cluster Samara di Metland Transyogi dengan harga mulai Rp 800 juta,

Lebih lanjut, tipe The Emerald di Metland Tambun dipasaekan dengan harga mulai Rp 700 juta, Cluster Adenia di Metland Cileungsi dengan harga mulai Rp600 juta dan Cluster Lisse di Metland Cibitung yang ditawarkan mulai harga Rp 600 juta.

Olivia mengatakan, saat ini beberapa produk Metland sedang menjalankan program spesial promo free BPHTB, AJB dan KPR hingga cicilan mulai Rp 4 juta-an rupiah, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Program ini dijalankan untuk mengantisipasi penurunan penjualan akibat adanya rencana kenaikan suku bunga bank,” sambungnya.

Dia menambahkan, saat ini Perseroan mencermati masih adanya tantangan yang dihadapi pada tahun 2022, seperti eskalasi suhu politik, tantangan ekonomi, industri maupun pandemi global Covid-19 yang memasuki gelombang 3.

Untuk itu, Perseroan akan berupaya untuk mengantisipasi dengan melakukan inovasi serta promosi iklan dan strategi pemasaran digital untuk memberikan stimulus tambahan agar dapat menumbuhkan kembali daya beli masyarakat.

 
MTLA Chart by TradingView

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto