Martina Berto (MBTO) Kejar Penjualan Tumbuh 30%, Ini Strategi Bisnisnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen kosmetik, PT Martina Berto Tbk (MBTO) bersiap menghadapi bisnis di tahun 2024 ini. Perusahaan meyakini dapat mencapai kinerja apik dibandingkan tahun lalu.

Direktur Utama Martina Berto Bryan David Emil Tilaar mengatakan, pada tahun 2024 MBTO membidik pertumbuhan penjualan sebanyak 30% secara tahunan atau year on year (YoY). Dengan kenaikan penjualan tersebut, diharapkan laba sesudah pajak dapat mencapai Rp 10 miliar di akhir Desember nanti. 

“Prospek bisnis MBTO 2024, kami optimistis, memang tahun politik, tetapi rangkaian pemilu sampai dengan pilkada pasti baik, damai, aman, kondusif terbukti di pemiluhan presiden dan pemilihan legislatif 14 Februari 2024 berakibat pada business semakin baik,” ungkap Bryan, kepada Kontan.co.id, Senin (11/3). 


Dia menjabarkan, selain kondusifnya tahun politik, bisnis MBTO juga didorong oleh kondisi makro ekonomi yang baik, serta kondisi daya beli konsumen yang masih menggeliat. Hal ini membuat Manajemen MBTO meyakini bisnisnya akan mengarah positif di 2024.

Baca Juga: Tahun Ini, Martina Berto (MBTO) Yakin Cetak Kinerja Bisnis yang Lebih Baik

Untuk mencapai target-target tersebut, MBTO telah menyiapkan beberapa rencana, di antaranya mempertahankan brand ekukitas, konsolidasi di supply chain, memaksimalkan bisnis manufaktur, serta penetrasi distribusi yang lebih luas lagi. 

Di sisi lain, Manajemen MBTO pun tetap mewaspadai sejumlah tantangan yang dapat mengganggu kestabilan usaha, seperti ekonomi Indonesia, regional, dan global yang bisa berdampak ke Indonesia. 

Manajemen MBTO juga telah menyiapkan produk-produk baru untuk dirilis. Meskipun belum bisa bicara detail, Bryan menyebutkan di tahun ini akan ada produk baru dari berbagai kategori seperti skin, body, hair, dan make up. 

Pada tahun ini MBTO menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 5 miliar. “Realisasinya nanti lihat performance, banyak untuk di manufacturing,” tandasnya. 

Merujuk laporan keuangan yang dirilis, penjualan neto MBTO bertumbuh 23,02% secara tahunan menjadi Rp 320,04 miliar hingga kuartal III-2023. Pada posisi yang sama tahun 2022, penjualan neto MBTO sebesar Rp 258,26 miliar. 

 
MBTO Chart by TradingView

Penjualan neto Martina Berto terdiri atas penjualan kosmetik sebesarRp 180,55 miliar, penjualan jamu Rp 1,27 miliar, serta penjualan lain-lain mencapai Rp 196,23 miliar.

Total penjualan tersebut kemudian dikurangi diskon penjualan dan retur penjualan masing-masing senilai Rp 49,95 miliar dan Rp 8,07 miliar.

Bertumbuhnya penjualan, ikut mendorong kenaikan beban pokok penjualan MBTO. Hingga akhir September lalu, angkanya tercatat sebesar Rp 198,71 miliar atau lebih tinggi 27,87% dari semula Rp 155,40 miliar.

Per kuartal III-2023, laba bruto MBTO mengalami peningkatan 17,95% menjadi Rp 121,32 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari