KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ahli dan Akademisi menyoroti adanya biaya reputasi yang perlu menjadi perhatian utama dalam rencana pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Ekonom dan Guru Besar Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty dalam rapat dengar pendapat Komisi XI DPR RI dengan akademisi membahas RUU PFII mengatakan, meskipun secara umum manfaat ekonomi PFII berpotensi lebih besar dibandingkan biayanya, risiko reputasi dapat menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan kawasan tersebut di mata investor global. Ia menjelaskan, berbagai kajian internasional menunjukkan bahwa secara cost benefit analysis, pembentukan pusat keuangan internasional cenderung memberikan net benefit positif selama prasyarat tata kelola, regulasi, dan kepercayaan pasar dapat dipenuhi.
Masa Depan Pusat Finansial (PFII): Pengelolaan Reputasi Jadi Taruhan Utama Indonesia
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ahli dan Akademisi menyoroti adanya biaya reputasi yang perlu menjadi perhatian utama dalam rencana pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Ekonom dan Guru Besar Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty dalam rapat dengar pendapat Komisi XI DPR RI dengan akademisi membahas RUU PFII mengatakan, meskipun secara umum manfaat ekonomi PFII berpotensi lebih besar dibandingkan biayanya, risiko reputasi dapat menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan kawasan tersebut di mata investor global. Ia menjelaskan, berbagai kajian internasional menunjukkan bahwa secara cost benefit analysis, pembentukan pusat keuangan internasional cenderung memberikan net benefit positif selama prasyarat tata kelola, regulasi, dan kepercayaan pasar dapat dipenuhi.
TAG: