GORONTALO. Selama tahun 2014, masalah pertanahan merupakan masalah yang paling banyak diadukan oleh masyarakat ke Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo. "Dari total 123 laporan yang masuk ke Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo selama tahun 2014, 17 persen diantaranya adalah laporan tentang pertanahan," kata Hasrul Eka Putra, Asisten Ombudsman RI di Gorontalo, Rabu. Hasrul menjelaskan bahwa kasus-kasus pertanahan yang paling banyak dilaporkan meliputi dugaan penundaan berlarut, khususnya dalam penerbitan sertifikat dan dugaan pungutan liar khususnya terkait pengurusan PRONA.
Masalah pertanahan dominasi keluhan Ombudsmen 2014
GORONTALO. Selama tahun 2014, masalah pertanahan merupakan masalah yang paling banyak diadukan oleh masyarakat ke Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo. "Dari total 123 laporan yang masuk ke Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo selama tahun 2014, 17 persen diantaranya adalah laporan tentang pertanahan," kata Hasrul Eka Putra, Asisten Ombudsman RI di Gorontalo, Rabu. Hasrul menjelaskan bahwa kasus-kasus pertanahan yang paling banyak dilaporkan meliputi dugaan penundaan berlarut, khususnya dalam penerbitan sertifikat dan dugaan pungutan liar khususnya terkait pengurusan PRONA.