Masjid Istiqlal Jakarta Bakal Menggelar Shalat Idul Fitri dengan Kapasitas 75 Persen



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masjid Istiqlal Jakarta bakal menggelar shalat Idul Fitri dengan kapasitas 75 persen atau 150.000 orang, besok, Senin (2/5/2022).

Pelaksanaan Shalat Id kali ini merupakan yang perdana pasca-Indonesia dilanda pandemi Covid-19.

"Kita tidak mungkin mengatakan 100 persen atau 250.000 (orang) ya, karena kita masih punya keterbatasan-keterbatasan, mungkin kita hanya mempersiapkan sekitar 75 persen, 150.000 orang," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal, Nassarudin Umar ditemui di Mesjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (1/5/2022).


Nassarudin menuturkan, pelaksanaan Shalat Id di Masjid Istiqlal bakal dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Ia mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan Shalat Idul Fitri di salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara itu untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga: MUI: Hari Raya Idulfitri 1443 H Jadi Momen Wujudkan Kebersamaan dan Persatuan

"Prokes monitornya ada dimana-mana. Jadi tidak boleh orang masuk Istiqlal tanpa pakai masker, kemudian juga cuci tangan segala macam (juga harus dijaga)," kata Nassaruddin.

Adapun Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal akan dimulai pukul 07.00 WIB. Pengurus Masjid Istiqlal pun telah berkoordinasi dengan Polri-TNI untuk memastikan pelaksanaan berjalan dengan aman dan lancar.

Sebagai informasi, Menteri Agama (Menag) Yakut Cholil Qoumas menyatakan 1 Syawal dan Idul Fitri 1443 Hijriah jatuh pada Senin, 2 Mei 2022.

Keputusan itu disampaikan Yakut setelah mekanisme sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama, Minggu (1/5/2022).

"Dengan berdasarkan hisab dan rukyat, posisi hilal sudah di atas ufuk serta secara mufakat sidang isbat menetapkan 1 Syawal 1443 Hijriyah jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022," kata Yaqut dalam jumpa pers di Kementerian Agama, Minggu.

Yaqut mengatakan dari 99 titik pengamatan ada yang melaporkan melihat hilal yang sudah sesuai kriterian memasuki bulan baru.

Baca Juga: Jokowi Mudik ke Yogyakarta Akan Berlebaran dengan Anak dan Cucu

Dalam jumpa pers itu, Yaqut mengatakan, hilal atau Bulan sabit tertipis nampak pada ketinggian pada 4 derajat 0,59 menit.

Menag mengatakan, dalam melaksanakan sidang isbat Kemenag menggunakan dua metode, yaitu hisab atau perhitungan dan rukyat atau pengamatan langsung terhadap hilal.

"Keduanya metode yang saling melengkapi dan tidak dipertentangkan," ujar Yaqut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Masjid Istiqlal Bakal Gelar Shalat Id Besok, Kapasitas 75 Persen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto