KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sejumlah maskapai penerbangan berbiaya rendah di Amerika Serikat dilaporkan mengajukan permohonan bantuan pemerintah senilai US$2,5 miliar. Permintaan ini muncul di tengah tekanan kenaikan harga bahan bakar jet (avtur) yang melonjak akibat dampak konflik geopolitik, termasuk perang Iran. Mengutip laporan The Wall Street Journal, Minggu (26/4/2026), kelompok maskapai tersebut mencakup Frontier Airlines dan Avelo Airlines. Sebagai imbalannya, pemerintah AS akan menerima warrant yang dapat dikonversi menjadi saham di perusahaan-perusahaan tersebut. Para CEO maskapai berbiaya rendah diketahui telah bertemu dengan Menteri Perhubungan AS Sean Duffy serta kepala Federal Aviation Administration, Bryan Bedford, di Washington pada pekan lalu. Pertemuan tersebut membahas kemungkinan paket bantuan yang masih akan dinegosiasikan dalam beberapa hari ke depan.
Maskapai Murah AS Minta Bantuan US$2,5 Miliar Imbas Lonjakan Harga Avtur
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sejumlah maskapai penerbangan berbiaya rendah di Amerika Serikat dilaporkan mengajukan permohonan bantuan pemerintah senilai US$2,5 miliar. Permintaan ini muncul di tengah tekanan kenaikan harga bahan bakar jet (avtur) yang melonjak akibat dampak konflik geopolitik, termasuk perang Iran. Mengutip laporan The Wall Street Journal, Minggu (26/4/2026), kelompok maskapai tersebut mencakup Frontier Airlines dan Avelo Airlines. Sebagai imbalannya, pemerintah AS akan menerima warrant yang dapat dikonversi menjadi saham di perusahaan-perusahaan tersebut. Para CEO maskapai berbiaya rendah diketahui telah bertemu dengan Menteri Perhubungan AS Sean Duffy serta kepala Federal Aviation Administration, Bryan Bedford, di Washington pada pekan lalu. Pertemuan tersebut membahas kemungkinan paket bantuan yang masih akan dinegosiasikan dalam beberapa hari ke depan.
TAG: