KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Schneider Electric Indonesia terus memperkuat strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi bisnis di sektor teknologi energi. Komitmen tersebut kembali mendapat pengakuan dengan masuknya perusahaan ke dalam lima besar Best Workplaces in Indonesia 2026 untuk kategori perusahaan besar.
Baca Juga: Relaksasi RKAB Perusahaan Pembayar Royalti Tinggi Diprioritaskan, Begini Respons PTBA Ini merupakan kali kedua Schneider Electric Indonesia masuk dalam daftar tersebut. Selain itu, perusahaan juga berhasil mempertahankan sertifikasi Great Place to Work selama lima tahun berturut-turut. President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste Martin Setiawan mengatakan, pengembangan talenta menjadi fondasi penting dalam mendorong transformasi bisnis yang berkelanjutan. "Pengakuan ini menunjukkan bahwa transformasi bisnis perlu berjalan seiring dengan pengembangan talenta. Di Schneider Electric, kami ingin setiap karyawan memahami kontribusinya terhadap misi perusahaan, memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan, dan memperoleh dukungan untuk terus bertumbuh. Budaya inilah yang memungkinkan kami beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan dampak yang lebih besar bersama-sama," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).
Baca Juga: HGBT Dongkrak PMI Manufaktur, Industri Minta Kepastian Volume Gas Murah Saat ini, Schneider Electric mempekerjakan lebih dari 3.000 karyawan di Indonesia. Perusahaan menerapkan pendekatan
people-first dan
mission-based dengan mengintegrasikan program pengembangan karier, kesehatan, kesejahteraan finansial, hingga kegiatan sosial dalam strategi pengelolaan SDM. Untuk mendukung pengembangan karier, Schneider Electric menghadirkan Global Career Architecture dan Schneider Career Hub. Melalui platform tersebut, karyawan dapat mengakses informasi mengenai jalur karier, pengembangan kompetensi, program mentoring, hingga peluang penugasan yang disesuaikan dengan kemampuan dan aspirasi masing-masing. Perseroan juga menjalankan Senior Talent Program yang saat ini diikuti sekitar 180 karyawan di Indonesia. Program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi talenta senior, tetapi juga mempersiapkan masa pensiun karyawan sejak lima tahun sebelum memasuki purnatugas.
Baca Juga: I Squared Capital Masuk Indonesia, Akuisisi Cella dan Siapkan Ekspansi Besar Di bidang kesehatan, Schneider Electric menyediakan Preventive Care Account (PCA) yang memberikan dukungan bagi karyawan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, deteksi dini penyakit, hingga pengelolaan penyakit kronis sebagai bagian dari upaya pencegahan. Martin menegaskan, perusahaan akan terus mengevaluasi pengalaman kerja karyawan agar setiap program pengembangan SDM tetap relevan dengan kebutuhan organisasi maupun tenaga kerja lintas generasi. "Tempat kerja terbaik bukanlah sebuah pencapaian yang selesai ketika penghargaan diterima. Pengakuan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus mendengarkan suara karyawan, mengevaluasi pengalaman kerja secara konsisten, dan memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi seluruh generasi di Schneider Electric," tutup Martin. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News