Masuk Sektor Machining & Casting, Geoprima Solusi (GPSO) Rancang Rights Issue



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) tengah bersiap melakukan transformasi bisnis besar-besaran di bawah kendali pengendali baru, PT PIMSF Pulogadung yang merupakan bagian dari Tjokro Group. 

Melansir keterbukaan informasi yang dirilis Jumat (24/4/2026), GPSO beralih haluan menjadi pemain utama di industri komponen mekanikal dan permesinan alias machining terpadu.

GPSO berencana mengubah kegiatan usaha utamanya dari perdagangan besar mesin dan jasa survei menjadi industri komponen sepeda motor, real estat, dan perdagangan besar mesin industri.


Baca Juga: Investor Didominasi Generasi Muda, OJK Perkuat Literasi Pasar Modal

Guna mendukung operasional baru, GPSO akan mengakuisisi aset tetap dari PT Jakarta Indah Casting (JIC) berupa tanah seluas 15.400 m2 di Bekasi, bangunan pabrik, serta mesin produksi besi tuang cetak (ferro casting).

Untuk mengakuisisi aset tersebut, GPSO harus menggelontorkan Rp 78,5 miliar. Dengan membeli aset yang sudah siap produksi, GPSO dapat langsung mencatatkan pendapatan pada tahun 2026 tanpa harus memulai dari nol. 

Sejalan dengan rencana tersebut, GPSO akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau rights issue sebanyak 66,67 juta saham baru atau setara 10% dari modal disetor. 

Baca Juga: Seleksi Direksi BEI Bergulir, Dua Paket Kandidat Sudah Masuk ke OJK

Seluruh dana hasil aksi korporasi ini akan dialokasikan untuk membiayai sebagian pembelian aset JIC. Manajemen GPSO berharap rights issue memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan likuiditas saham di Bursa Efek Indonesia.

Untuk bisa mengeksekusi aksi korporasi ini, manajemen GPSO akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 2 Juni 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News