KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memperkirakan belanja modal atau capital expenditure (capex) mencapai hingga US$ 1,1 miliar pada 2027. Nilai tersebut menjadi puncak kebutuhan investasi INCO dalam periode ekspansi Indonesia Growth Project (IGP). Direktur Vale Indonesia Rizky Andhika Putra menjelaskan kebutuhan capex yang besar tersebut terutama berkaitan dengan pembangunan smelter baru berbasis High-Pressure Acid Leach (HPAL) serta pengembangan tambang. “Dan nanti pada puncaknya di 2027, yang akan paling besar dalam masa ekspansi, itu akan mencapai hingga US$ 1,1 miliar yang tidak terdapat investasi yang cukup besar pada smelter-smelter baru kami yaitu HPAL,” katanya dalam konferensi pers, Kamis (10/9).
Masuki Puncak Ekspansi, Capex Vale Indonesia (INCO) Capai US$ 1,1 Miliar pada 2027
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memperkirakan belanja modal atau capital expenditure (capex) mencapai hingga US$ 1,1 miliar pada 2027. Nilai tersebut menjadi puncak kebutuhan investasi INCO dalam periode ekspansi Indonesia Growth Project (IGP). Direktur Vale Indonesia Rizky Andhika Putra menjelaskan kebutuhan capex yang besar tersebut terutama berkaitan dengan pembangunan smelter baru berbasis High-Pressure Acid Leach (HPAL) serta pengembangan tambang. “Dan nanti pada puncaknya di 2027, yang akan paling besar dalam masa ekspansi, itu akan mencapai hingga US$ 1,1 miliar yang tidak terdapat investasi yang cukup besar pada smelter-smelter baru kami yaitu HPAL,” katanya dalam konferensi pers, Kamis (10/9).