KONTAN.CO.ID-MAKASSAR. Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat tidak melakukan aksi borong dolar Amerika Serikat (AS) secara berlebihan di tengah tekanan pelemahan rupiah. BI menilai kepanikan membeli valas justru dapat memperbesar tekanan di pasar keuangan domestik. Direktur Departemen Pendalaman Pasar Keuangan Bank Indonesia, Ruth A. Cussoy Intama mengatakan, fenomena panic buying dolar mirip dengan perilaku masyarakat saat awal pandemi Covid-19, ketika masyarakat ramai-ramai membeli kebutuhan pokok karena khawatir terjadi kelangkaan. “Kalau panik, orang biasanya langsung beli. Waktu Covid-19 juga begitu, orang langsung menyiapkan beras, minyak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya,” ujar Ruth dalam pelatihan wartawan di Makassar, Jumat (22/5/2026).
Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying Dolar AS, BI: Bisa Menekan Rupiah
KONTAN.CO.ID-MAKASSAR. Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat tidak melakukan aksi borong dolar Amerika Serikat (AS) secara berlebihan di tengah tekanan pelemahan rupiah. BI menilai kepanikan membeli valas justru dapat memperbesar tekanan di pasar keuangan domestik. Direktur Departemen Pendalaman Pasar Keuangan Bank Indonesia, Ruth A. Cussoy Intama mengatakan, fenomena panic buying dolar mirip dengan perilaku masyarakat saat awal pandemi Covid-19, ketika masyarakat ramai-ramai membeli kebutuhan pokok karena khawatir terjadi kelangkaan. “Kalau panik, orang biasanya langsung beli. Waktu Covid-19 juga begitu, orang langsung menyiapkan beras, minyak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya,” ujar Ruth dalam pelatihan wartawan di Makassar, Jumat (22/5/2026).
TAG: