SEOUL. Sejumlah mata uang Asia menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (5/7). Ini akibat peningkatan kekhawatiran hubungan geopolitik antara Korea Utara dan AS. Dollar AS terpangkas 0,3% pada perdagangan pagi terhadap yen ke posisi 112,95. Sepertinya investor akan beralih mengoleksi yen seiring ketidakpastian global meningkat. Ini membuat investor Jepang berekspektasi untuk memulangkan dana mereka di luar negeri. "Geopolitik menjadi perhatian investor, mendorong spekulasi ke sektor obligasi dan mata uang yen," ujar Rodrigo Catril, analis mata uang National Australia Bank Ltd seperti dikutip Bloomberg, Rabu (5/7).
Mata uang Asia bertenaga terhadap dollar AS
SEOUL. Sejumlah mata uang Asia menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (5/7). Ini akibat peningkatan kekhawatiran hubungan geopolitik antara Korea Utara dan AS. Dollar AS terpangkas 0,3% pada perdagangan pagi terhadap yen ke posisi 112,95. Sepertinya investor akan beralih mengoleksi yen seiring ketidakpastian global meningkat. Ini membuat investor Jepang berekspektasi untuk memulangkan dana mereka di luar negeri. "Geopolitik menjadi perhatian investor, mendorong spekulasi ke sektor obligasi dan mata uang yen," ujar Rodrigo Catril, analis mata uang National Australia Bank Ltd seperti dikutip Bloomberg, Rabu (5/7).