Mata Uang Asia Mayoritas Stabil Pagi Ini: Peso Filipina & Dolar Taiwan Paling Loyo



KONTAN.CO.ID - Sebagian besar mata uang Asia relatif stabil terhadap dolar AS pada Jumat (13/3/2026) pagi, meskipun beberapa mata uang regional mengalami penurunan.

Peso Filipina dan dolar Taiwan tercatat memimpin pelemahan, sementara yen Jepang dan dolar Singapura bergerak tipis menguat.

Baca Juga: Seperlima Remaja Australia Masih Gunakan TikTok dan Snapchat Pasca Larangan Medsos


Pergerakan Harian Terbaru (vs USD, 0204 GMT)

  • Yen Jepang: 159,25 (+0,05%)
  • Dolar Singapura: 1,278 (+0,05%)
  • Dolar Taiwan: 31,910 (-0,20%)
  • Won Korea Selatan: 1.488,40 (+0,01%)
  • Baht Thailand: 32,160 (-0,02%)
  • Peso Filipina: 59,484 (-0,17%)
  • Rupiah Indonesia: 16.910 (-0,15%)
  • Rupee India: 92,190 (stabil)
  • Ringgit Malaysia: 3,926 (-0,05%)
  • Yuan Tiongkok: 6,884 (stabil)
Baca Juga: Bursa Asia Tertekan Jumat (13/3), Harga Minyak Dekati US$100 karena Perang Iran

Pergerakan Sejak Awal Tahun 2026

  • Yen Jepang: melemah 1,63%
  • Dolar Singapura: menguat 0,58%
  • Dolar Taiwan: melemah 1,48%
  • Won Korea Selatan: melemah 3,29%
  • Baht Thailand: melemah 2,21%
  • Peso Filipina: melemah 1,15%
  • Rupiah Indonesia: melemah 1,42%
  • Rupee India: melemah 2,52%
  • Ringgit Malaysia: menguat 3,31%
  • Yuan Tiongkok: menguat 1,52%
Baca Juga: Bursa Korea Selatan Tertekan Jumat (13/3), Berpotensi Catat Penurunan Mingguan Kedua

Analis mencatat, pergerakan mata uang ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, yang menekan ekspektasi risiko dan mendorong dolar AS sebagai safe haven.

Peso Filipina dan dolar Taiwan melemah karena sentimen risiko regional serta tekanan pada ekspor.