KUMAI. Upaya evakuasi AirAsia QZ8501 mengalami sejumlah kendala. Kapal KN224 milik Basarnas, terpaksa kembali ke Pelabuhan Kumai, akibat cuaca buruk. Kapal awalnya bertolak dari pelabuhan Kumai pukul 7.41 WIB, Rabu (31/12). Cuaca pada saat itu sedang hujan namun kapal tetap diberangkatkan. Ombak mulai terasa selepas kapal keluar dari teluk Kumai. Setelah dua jam perjalanan, kondisi laut kian tak bersahabat. Ketinggian ombak yang mencapai 3-4 meter membuat kapten terpaksa memutar haluan kembali ke Pelabuhan Kumai.
Mati mesin, kapal Basarnas terombang-ambing
KUMAI. Upaya evakuasi AirAsia QZ8501 mengalami sejumlah kendala. Kapal KN224 milik Basarnas, terpaksa kembali ke Pelabuhan Kumai, akibat cuaca buruk. Kapal awalnya bertolak dari pelabuhan Kumai pukul 7.41 WIB, Rabu (31/12). Cuaca pada saat itu sedang hujan namun kapal tetap diberangkatkan. Ombak mulai terasa selepas kapal keluar dari teluk Kumai. Setelah dua jam perjalanan, kondisi laut kian tak bersahabat. Ketinggian ombak yang mencapai 3-4 meter membuat kapten terpaksa memutar haluan kembali ke Pelabuhan Kumai.