Mayapada akan tambah modal Rp 500 miliar di 2015



JAKARTA. Bank Mayapada Internasional berencana untuk terus melakukan penambahan modal sebesar Rp 500 miliar setiap tahun. Hal tersebut dilakukan agar Mayapada bisa naik kelas dan masuk ke dalam kelompok BUKU III (kelompok bank dengan modal inti antara Rp 5 triliun – Rp 30 triliun) di 2018.

Haryono Tjahjarijadi, Direktur Utama Bank Mayapada mengatakan, para pemegang saham memiliki komitmen kuat untuk terus memperkuat permodalan Bank Mayapada secara bertahap. “Tahun ini saja penambahan modal yang dilakukan di semester II sebesar Rp 500 miliar. Prosesnya sendiri sedang berjalan,” kata Haryono saat dihubungi KONTAN, Kamis (11/12).

Kemudian pada tahun 2015, Haryono menambahkan bahwa para pemegang saham kembali menyatakan kesiapannya untuk melakukan penambahan modal sebesar Rp 500 miliar. “Realisasinya akan dilakukan pada semester II 2015. Dalam business plan kami, Bank Mayapada ditargetkan sudah bisa naik kelas BUKU III pada tahun 2018,” pungkas Haryono.


Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) per Oktober 2014, modal inti yang dimiliki Bank Mayapada mencapai Rp 2,09 triliun. Saat ini Bank Mayapada ada di kelompok Bank BUKU II dengan modal inti antara Rp 1 triliun – Rp 5 triliun.

Komposisi pemegang saham mayoritas Mayapada dimiliki oleh PT Mayapada Karunia sebesar 25,31%. Sisanya dimiliki oleh Brilliant Bazaar PTE Ltd sebesar 7,82%, Summertime Ltd sebesar 22,43%, SCB SG S/A Hong Leong Bank BHD SG – Conso 10,00%, CGMI Prime Fin Client Safekeeping Account sebesar 17,06%, dan terakhir publik sebesar 17,38%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hendra Gunawan