Maybank Indonesia (BNII) Raup Laba Rp 308,77 Miliar pada Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) berupaya menjaga laju kinerja di tengah berbagai tantangan yang membayangi industri. 

Selama tiga bulan pertama tahun ini, Maybank Indonesia membukukan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar Rp 1,87 triliun atau meningkat 2,12% secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Capaian itu mencerminkan penyesuaian suku bunga yang dilakukan bank. Pasalnya, pada saat yang sama pendapatan bunga bank turun 3,92% yoy menjadi Rp 3,21 triliun, pun beban bunganya turun 11,29% yoy menjadi Rp 1,33 triliun. 


Jika dilihat dari komposisi dana pihak ketiga (DPK), deposito yang dihimpun Maybank Indonesia dalam periode ini memang turun hingga 6,95% yoy menjadi Rp 45,89 triliun. Sementara dana murah (current account saving account/CASA) tumbuh 8,36% yoy menjadi Rp 72,45 triliun. 

Baca Juga: Aturan Baru DHE SDA Berlaku, Himbara Siap Panen Dana Valas

Sementara dari sisi kredit, total pembiayaan Maybank Indonesia dalam periode ini mencapai Rp 192,16 triliun atau naik 1,24% yoy, ditopang pembiayaan syariah yang tumbuh 10,36% yoy menjadi Rp 32,23 triliun. Sementara kredit bank turun 3,49% yoy menjadi Rp 89,76 triliun. 

Dari sisi operasional lainnya, biaya pencadangan (impairment) bank naik 39,99% yoy menjadi Rp 237,47 miliar. Beruntung, pendapatan komisi/provisi/fee dan administrasi bank juga naik 39,89% yoy menjadi Rp 272,28 miliar. 

Dus secara keseluruhan, laba bersih periode berjalan Maybank Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai Rp 308,77 miliar. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, laba bersih yang diraup bank senilai Rp 396,05 miliar. 

Menurut Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan, pada dasarnya kinerja Maybank Indonesia selama triwulan pertama ini dipengaruhi oleh meningkatnya tekanan geopolitik global dan volatilitas pasar. 

Baca Juga: BI Rate Naik, MSIG Indonesia Atur Ulang Portofolio: SBN Terbesar, Deposito Meroket

Di tengah ketidakpastian yang berlangsung dalam periode tersebut, ia bilang pihaknya fokus memanfaatkan peluang pertumbuhan pada segmen ritel dan non-ritel, korporasi, termasuk perbankan syariah. 

“Ke depan, kami akan terus berupaya dalam menangkap peluang pertumbuhan melalui ekosistem Whole of Maybank serta memperkuat bisnis inti sejalan dengan strategi ROAR30 Maybank Group,” ujar Steffano. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News