Mayoritas capex Blue Bird untuk peremajaan 4.000 armada



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Blue Bird Tbk (BIRD) akan menggunakan sebagain besar anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini untuk peremajaan armada.

Sebelumnya, BIRD menganggarkan capex berkisar Rp 1 triliun hingga Rp 1,2 triliun pada tahun ini. Jumlah capex tahun ini sama seperti tahun lalu.

Direktur Blue Bird Sigit Priawan Djokosoetono mengungkapkan, dari total anggaran capex yang disiapkan tahun ini, paling banyak diperuntukkan bagi peremajaan kendaraan. Perusahaan berencana meremajakan 3.000-4.000 kendaraan.


"Capex itu paling banyak untuk pembelian kendaraan. Satu kendaraan saja (anggarannya) sekitar Rp 160 juta," kata Sigit kepada Kontan.co.id, Kamis (24/5). Dengan perhitungan harga tersebut, maka BIRD membutuhkan dana sekitar Rp 640 miliar untuk peremajaan armada tahun ini.

Direktur Keuangan Blue Bird Sandy Permadi menjelaskan, hingga April 2018, perseroan telah membelanjakan Rp 250 miliar untuk kebutuhan peremajaan kendaraan.

Selain untuk peremajaan, capex tahun ini juga dialokasikan untuk kebutuhan IT, hanya saja porsinya tak terlalu besar.

Menurut Sigit, sumber pendanaan capex sebagian besar dari kas internal dan pendanaan bank, dengan porsi 80:20.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini