HONG KONG. Mayoritas indeks acuan di kawasan regional mencatatkan penurunan sore ini. Pada pukul 14.15 waktu Hong Kong, indeks MSCI Asia Pacific, di luar indeks Jepang, turun 0,3% menjadi 442,88. Dalam setiap tiga saham yang turun, hanya ada dua saham yang naik. Sementara itu, indeks NZX 50 Selandia Baru turun 1,1%, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,2%, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,5%, dan indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,2%. Shanghai Composite Index juga turun 0,1%. Sedangkan pasar finansial Jepang ditutup selama dua hari hingga besok (4/5) karena libur nasional. Sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa Asia antara lain Esprit Holdings Ltd yang turun 2,9%, LG Display Co turun 6,6%, China Construction Bank Corp turun 3%m, dan Bank of China Ltd turun 3%. Penurunan bursa Asia hari ini dipengaruhi oleh beberapa sentimen. Pertama, data pertumbuhan industri jasa di China melambat. Kedua, tingkat pengangguran di Eropa, AS, hingga Selandia Baru memicu kecemasan bahwa proses pemulihan ekonomi global akan terhambat. "Eropa akan terus menjadi risiko utama bagi investor pasar saham global. Isu besar selanjutnya adalah perlambatan ekonomi global dan bagaimana hal tersebut berdampak pada kinerja dan pertumbuhan di Asia," papar Diane Lin, fund manager Pengana Capital Ltd di Sydney. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Mayoritas indeks acuan Asia beri sinyal negatif
HONG KONG. Mayoritas indeks acuan di kawasan regional mencatatkan penurunan sore ini. Pada pukul 14.15 waktu Hong Kong, indeks MSCI Asia Pacific, di luar indeks Jepang, turun 0,3% menjadi 442,88. Dalam setiap tiga saham yang turun, hanya ada dua saham yang naik. Sementara itu, indeks NZX 50 Selandia Baru turun 1,1%, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,2%, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,5%, dan indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,2%. Shanghai Composite Index juga turun 0,1%. Sedangkan pasar finansial Jepang ditutup selama dua hari hingga besok (4/5) karena libur nasional. Sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa Asia antara lain Esprit Holdings Ltd yang turun 2,9%, LG Display Co turun 6,6%, China Construction Bank Corp turun 3%m, dan Bank of China Ltd turun 3%. Penurunan bursa Asia hari ini dipengaruhi oleh beberapa sentimen. Pertama, data pertumbuhan industri jasa di China melambat. Kedua, tingkat pengangguran di Eropa, AS, hingga Selandia Baru memicu kecemasan bahwa proses pemulihan ekonomi global akan terhambat. "Eropa akan terus menjadi risiko utama bagi investor pasar saham global. Isu besar selanjutnya adalah perlambatan ekonomi global dan bagaimana hal tersebut berdampak pada kinerja dan pertumbuhan di Asia," papar Diane Lin, fund manager Pengana Capital Ltd di Sydney. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News