Mayoritas Tertekan, Begini Rekapitulasi Kinerja Emiten Poultry



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten unggas (poultry) masih lesu. Hal ini tercermin dari kinerja sejumlah emiten poultry sepanjang semester pertama 2023.

Teranyar, kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) terjun bebas sepanjang semester pertama 2023. Emiten unggas ini hanya membukukan laba bersih senilai Rp 81,97 miliar pada enam bulan pertama 2023. Realisasi ini merosot 92,62% dari laba bersih yang dibukukan pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 1,11 triliun.

Penurunan pendapatan ini sejalan dengan penurunan pendapatan. Konstituen Indeks Kompas100 ini membukukan pendapatan Rp 24,15 triliun, menurun 1,3% dari pendapatan  di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 24,48 triliun.


Baca Juga: Laba Japfa Comfeed (JPFA) Terjun 92% di Semester I-2023

Menyusul JPFA, ada PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang laba bersihnya merosot 43% menjadi Rp 1,37 triliun dari sebelumnya Rp 2,41 triliun. Berbeda dengan JPFA, pendapatan CPIN masih tumbuh positif.

CPIN berhasil mengantongi penjualan bersih senilai Rp 30,89 triliun. Penjualan Charoen Pokphand naik 7,89% dari pendapatan di periode sama tahun lalu Rp 28,63 triliun.

Baca Juga: Tak Bagikan Dividen, Laba Charoen Pokphand (CPIN) 2022 Dijadikan Cadangan

Nasib PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) malah lebih parah. MAIN mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 130,60 miliar. Rugi bersih ini membengkak 96,15% secara tahunan jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang hanya Rp 66,58 miliar.

Kerugian membengkak saat penjualan MAIN hingga akhir Juni 2023 naik tipis 1,09% menjadi Rp 5,65 triliun, dibanding semester pertama 2022 yang sebesar Rp 5,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati