KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) terus melanjutkan agenda ekspansi gerai pada sisa tahun 2026. Manajemen menargetkan target pembukaan minimal 270 toko baru sepanjang 2026 berjalan sesuai rencana awal.
Sebagai gambaran, perusahaan berhasil mencapai
pembukaan toko ke-1.400 di awal September 2026. Hingga akhir Agustus 2026, Perseroan telah membuka 177 toko baru dan menjangkau 445 dari 514 kota dan kabupaten di 37 dari 38 provinsi di Indonesia.
Direktur Utama MDIY Edwin Cheah menyampaikan memasuki paruh kedua 2026, perusahaan akan melanjutkan pembukaan toko baru dengan mempertimbangkan kesiapan lokasi, potensi pasar, kebutuhan pelanggan, serta tingkat investasi yang sehat pada setiap toko.
Baca Juga: Maxim Indonesia Perkuat Layanan di Tengah Persaingan Ojol Ekspansi akan tersebar di berbagai wilayah Indonesia secara inklusif, mencakup kota-kota tier 1 hingga tier 3.
“Ekspansi yang juga terus diarahkan untuk memperluas akses pelanggan seiring dengan permintaan terhadap produk kebutuhan sehari-hari yang lengkap dan terjangkau secara konsisten,” ungkap Edwin, kepada
Kontan.co.id, Jumat (2/10).
Melalui pendekatan tersebut, perusahaan ingin memastikan ekspansi tidak hanya berorientasi pada penambahan jumlah toko, tetapi juga pada perluasan akses terhadap sekitar 18.000 pilihan produk kebutuhan sehari-hari dengan komitmen Hemat, Lengkap, Dekat. Manajemen pun optimistis tingkat penjualan akan terus tumbuh seiring dengan ekspansi gerai yang dijalankan di sepanjang tahun ini.
Optimisme tersebut tercermin dari realisasi periode semester I-2026. Merujuk laporan keuangan, MDIY membukukan pendapatan sebesar Rp4,6 triliun, tumbuh 24,5%
year on year (YoY) dibandingkan Rp 3,73 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Edwin menyebut capaian kinerja pada periode tersebut memberikan fondasi yang solid untuk melanjutkan momentum pertumbuhan dan mencapai target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun. Di sisi lain, perusahaan melihat prospek industri ritel secara keseluruhan tetap positif, dengan tetap mencermati dinamika konsumsi dan perubahan preferensi pelanggan.
Menurutnya, konsumen
saat ini semakin selektif dalam menentukan pengeluaran, sehingga kemampuan peritel untuk menawarkan produk esensial yang relevan, mudah diakses, dan memberikan nilai yang baik menjadi semakin penting. “Kami juga terus mencermati perkembangan industri dan dinamika persaingan. Namun, strategi kami tidak disusun berdasarkan pergerakan pemain tertentu. MDIY memiliki proposisi nilai dan model bisnis
customer-centric yang khas, sehingga fokus kami adalah terus memperkuat relevansi bagi pelanggan melalui Hemat, Lengkap, Dekat,” terangnya.
Baca Juga: Impor Melaju 19,94% pada Semester I-2026, Pemerintah Genjot Kinerja Ekspor Kombinasi antara skala jaringan, keragaman pilihan produk, harga yang konsisten dan kompetitif, serta kedekatan dengan pelanggan dinilai menjadi fondasi MDIY untuk terus tumbuh dan menjaga relevansi di tengah dinamika industri ritel. Dari sisi belanja modal atau capital expenditure (Capex), manajemen mencatat serapannya masih sesuai rencana dan sejalan dengan strategi ekspansi Perseroan.
Hingga akhir semester I-2026, MDIY mencatat pengeluaran kas untuk perolehan aset tetap sebesar sekitar Rp400,46 miliar. Realisasi tersebut berjalan sesuai rencana dan sejalan dengan strategi ekspansi Perseroan.
“Untuk mendukung pembukaan toko baru, peningkatan kapasitas gudang, serta penguatan infrastruktur pendukung operasional guna menunjang pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Baca Juga: IDPRO Dorong Kajian Neraca Air untuk Data Center Jatiluhur Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News