MedcoEnergi Bidik Produksi Migas Hingga 170.000 Boepd pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memasang target ambisius untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) hingga kisaran 165.000–170.000 barel setara minyak per hari (boepd) pada 2026.

Target tersebut akan menjadi level produksi tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

“Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal," kata Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi dalam keterangan resmi, Rabu (29/1/2026).


Lebih lanjut, optimisme itu ditopang kinerja operasional sepanjang 2025, di mana produksi migas Medco tercatat mencapai 156.000 boepd.

Baca Juga: Pertamina Hulu Mahakam Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil 2.000 Barel Per Hari

Capaian tersebut berada dalam kisaran panduan tahunan dan mencerminkan lonjakan kinerja setelah Perseroan meningkatkan kepemilikan dan pengendalian operasi di Blok Corridor.

Akuisisi saham Repsol yang membuat Medco menggenggam 70% participating interest di wilayah kerja Corridor menjadi salah satu pendorong utama kenaikan produksi. Selain itu, kontribusi proyek-proyek baru di Blok B Natuna turut memperkuat kinerja hulu perusahaan.

Pada kuartal IV-2025, produksi migas Medco bahkan sempat mencapai puncaknya di level 178.000 boepd, dengan rata-rata produksi sebesar 176.000 boepd sepanjang kuartal tersebut.

Manajemen menilai capaian ini menjadi landasan kuat untuk mengejar target produksi pada tahun depan.

Di luar migas, lini ketenagalistrikan Medco Power mencatat penjualan listrik sebesar 4.371 gigawatt hour (GWh) sepanjang 2025. Penjualan energi terbarukan tumbuh 25%, didorong tambahan pembangkit listrik swasta baru, khususnya dari proyek panas bumi Ijen dan pembangkit di Bali Timur.

Pada 2026, Medco menargetkan penjualan listrik mencapai 4.550 GWh, dengan porsi energi terbarukan sebesar 24%.

Baca Juga: Laba Kolektif BUMN Ditargetkan Capai Rp 350 Triliun di Tahun 2026

Penguatan kinerja hulu juga tercermin dari peningkatan cadangan. Hingga akhir 2025, cadangan terbukti dan terduga (2P) Medco naik menjadi 564 juta barel setara minyak (mmboe) dari 493 mmboe pada tahun sebelumnya. Indeks umur cadangan membaik menjadi 11,4 tahun, sementara sumber daya kontinjensi (2C) meningkat mendekati 1 miliar boe.

Dari sisi imbal hasil, Medco membukukan total imbal hasil pemegang saham sebesar 27% sepanjang 2025. Perseroan mengembalikan dana senilai US$ 110 juta kepada pemegang saham melalui pembagian dividen sebesar US$ 80 juta dan pembelian kembali saham senilai US$ 30 juta. 

Selanjutnya: Usai Ambil Alih Saham Repsol, Produksi Migas Medco Tembus 156.000 Boepd

Menarik Dibaca: iOS 26.2.1 Rilis: Perbaikan Bug dan Fitur Darurat Krusial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News