Medikaloka Hermina (HEAL) Proyeksikan Target Pertumbuhan Pendapatan 2023 Tercapai



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Emiten rumah sakit, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) memproyeksikan target bisnis yang dibidik tahun ini akan tercapai. Proyeksi ini sejalan dengan realisasi bisnis HEAL yang mencatatkan pertumbuhan positif hingga periode September 2023.

Sebagai gambaran, Medikaloka Hermina mampu mencetak kenaikan pendapatan 16,11% year on year (yoy) menjadi Rp Rp 4,22 triliun per kuartal III-2023. Di mana, pada posisi yang sama tahun lalu, pendapatan neto HEAL hanya mencapai Rp 3,64 triliun. 

Pada tahun 2023 ini Manajemen HEAL menargetkan angka pertumbuhan pendapatan hingga dua digit dibandingkan realisasi tahun 2022. “Prediksi kami target tahun ini bisa tercapai,” ungkap Direktur Utama Medikalola Hermina Hasmoro kepada Kontan.co.id, Kamis (2/11) lalu. 


Baca Juga: Kinerja Emiten Rumah Sakit Diproyeksikan Positif, Simak Rekomendasi Sahamnya

Hasmoro menuturkan, pihaknya menjalankan beberapa strategi untuk mencapai pertumbuhan kinerja tahun ini. Di antaranya yakni, penambahan fasilitas atau layanan rumah sakit serta sumber daya manusia (SDM) seiring dengan pulihnya kondisi Indonesia dari pandemi Covid-19. 

Selain itu, HEAL juga membuka dua rumah sakit baru pada tahun 2023. Di mana, rumah sakit yang berlokasi di Ciawi sudah beroperasi belum lama ini. 

Sedangkan satu rumah sakit lagi, yakni Rumah Sakit Hermina Aceh ditargetkan mulai operasional di bulan ini atau Desember mendatang. 

HEAL juga berencana membangun rumah sakit baru di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Kalimantan Timur. 

Pihaknya sudah melakukan ground breaking dari RS berkapasitas 200 tempat tidur ini dan ditargetkan bisa beroperasi pada akhir Juli tahun depan. 

Dari sisi belanja modal atau capital expenditure (Capex), sebelumnya disebutkan bahwa HEAL menyiapkan dana mencapai Rp 1,2 triliun di tahun ini. 

Baca Juga: Laba Medikaloka Hermina (HEAL) Melesat 42,07% pada Kuartal III-2023

Dana capex tersebut mayoritas digunakan sebagai modal untuk pembangunan rumah sakit baru dan juga menambah fasilitas di rumah sakit eksisting. 

“Tahun ini serapan capex akan lebih dari Rp 1,2 triliun,” jelas Hasmoro. 

HEAL meraup laba neto periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik alias laba bersih sebesar Rp 348,84 miliar per September 2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi