KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri gusar dengan perusakan sejumlah fasilitas umum saat aksi demonstrasi menolak omnibus law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja beberapa waktu lalu. Mega mengaku heran, mengapa massa merusak fasilitas umum, sementara mereka belum tentu mampu membayar ganti rugi atas perusakan tersebut. "Ngapain (demo) maunya merusak saja. Mending dia bisa kalau disuruh bayar, ganti," ujar Mega saat pidato pembukaan Rakorbidnas Kebudayaan PDI-P, Sabtu (31/10). Menurut dia, melakukan aksi demonstrasi boleh saja, tetapi ada aturan yang harus dipatuhi. Mega menilai tidak wajar apabila demonstrasi diwarnai aksi perusakan.
Megawati: Ngapain demo kalau merusak, mending bisa kalau diminta ganti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri gusar dengan perusakan sejumlah fasilitas umum saat aksi demonstrasi menolak omnibus law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja beberapa waktu lalu. Mega mengaku heran, mengapa massa merusak fasilitas umum, sementara mereka belum tentu mampu membayar ganti rugi atas perusakan tersebut. "Ngapain (demo) maunya merusak saja. Mending dia bisa kalau disuruh bayar, ganti," ujar Mega saat pidato pembukaan Rakorbidnas Kebudayaan PDI-P, Sabtu (31/10). Menurut dia, melakukan aksi demonstrasi boleh saja, tetapi ada aturan yang harus dipatuhi. Mega menilai tidak wajar apabila demonstrasi diwarnai aksi perusakan.