Mei, Kemtan pastikan stok bawang merah aman



JAKARTA. Direktur Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kemtan) Gardjita Budi memastikan stok bawang merah periode bulan Mei aman, dan tidak perlu mengimpor.

"Enggak ada keputusan impor, yang jelas kita tunjukan bawang yang dikuasai pemerintah bulan Mei ini sebesar 23.000 ton," ujar Gardjita usai Rapat Pangan Bawang Merah di Kementerian Perekonomian, Rabu ( 4/5)

Meskipun stok bulan ini aman, Gardjita belum bisa memastikan harga bawang merah bisa berkisar Rp 25.000 per kilogram (kg) seperti yang diinginkan Presiden Jokowi. Namun, lanjutnya harga komoditi ini yang jelas harus meringankan rakyat. "Rapat tadi soal harga memang tidak ada patokan harus sekian. Kalau kami berkeinginan Rp 25.000. Tapi angka itu bukan fixed ya. Yang jelas harus meringankan rakyat," ujarnya.


Pantauan Kontan di Pasar Induk Kramat Jati, Rabu (4/5), harga komoditi bawang merah di tingkat pedagang berkisar Rp. 33.000-Rp. 35.000 per kg.

Dadang (52), salah satu pedagang menuturkan meskipun masih tergolong tinggi, tetapi harga bawang merah masih cukup stabil dan sedikit turun sejak sebulan yang lalu. Hal ini disebabkan minimnya pasokan bawang merah di tingkat petani. "Dari Jawa sedikit panennya, kalau panen sedikit harga jadi lumayan tinggi," tuturnya.

Dadang menjelaskan, sebelumnya dia mendapatkan bawang merah dari Bandar di Pasar Induk seharga Rp 35.000 per kg dan dijual ke tingkat konsumen seharga Rp 35.000 per kg. Sedangkan, sejak sebulan ini, dia mendapatkan bawang merah dari Bandar seharga Rp 32.000 dan dijual ke konsumen seharga Rp 35.000 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini