JAKARTA. Setelah genap satu tahun mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mulai berganti kepemilikan. Keluarga Bakrie yang selama ini disebut-sebut berada di balik perusahaan kontraktor pertambangan dan pembangunan infrastruktur ini akhirnya berani tampil. Bakrie mulai mengambil alih Darma Henwa melalui dua perusahaannya, yaitu Long Haul Holdings Ltd, dan Capital Managers Asia Pte (CMA). Berdasarkan data Biro Administrasi Efek (BAE) PT Ficomindo Buana Registrar, per 28 November lalu, Long Haul sudah memiliki 11,53% saham Darma Henwa. Sedangkan CMA memiliki 8,97% saham. Pemegang saham lainnya adalah Zurich Assets International sebanyak 11,36%, dan Goldwave Capital Limited punya 24,75%. Sisanya adalah pemegang saham publik di bawah 5% sebanyak 43,4% saham. Padahal, sewaktu masuk bursa dengan melepas 20% saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO) pada 26 September 2007, Zurich punya 75,34% saham emiten bersandi DEWA tersebut. Sedangkan PT Danatama Makmur sebagai penjamin emisi IPO perusahaan ini, memiliki 5,94% saham.
Melalui Dua Anak Usahanya, Bakrie Mulai Ambil Alih Saham DEWA
JAKARTA. Setelah genap satu tahun mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mulai berganti kepemilikan. Keluarga Bakrie yang selama ini disebut-sebut berada di balik perusahaan kontraktor pertambangan dan pembangunan infrastruktur ini akhirnya berani tampil. Bakrie mulai mengambil alih Darma Henwa melalui dua perusahaannya, yaitu Long Haul Holdings Ltd, dan Capital Managers Asia Pte (CMA). Berdasarkan data Biro Administrasi Efek (BAE) PT Ficomindo Buana Registrar, per 28 November lalu, Long Haul sudah memiliki 11,53% saham Darma Henwa. Sedangkan CMA memiliki 8,97% saham. Pemegang saham lainnya adalah Zurich Assets International sebanyak 11,36%, dan Goldwave Capital Limited punya 24,75%. Sisanya adalah pemegang saham publik di bawah 5% sebanyak 43,4% saham. Padahal, sewaktu masuk bursa dengan melepas 20% saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO) pada 26 September 2007, Zurich punya 75,34% saham emiten bersandi DEWA tersebut. Sedangkan PT Danatama Makmur sebagai penjamin emisi IPO perusahaan ini, memiliki 5,94% saham.