Melambat, Realisasi Investasi Kuartal I-2026 Tumbuh 7,2% Jadi Rp 498,8 Triliun



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada Kuartal I-2026 mencapai Rp 498,8 triliun atau tumbuh 7,2% secara tahunan (year on year/yoy).

Meski masih tumbuh positif, capaian ini melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tumbuh 15,9% pada Kuartal I 2025.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, di tengah tantangan global baik dari sisi geopolitik maupun geoekonomi, realisasi investasi pada tiga bulan pertama tahun ini tetap menunjukkan kinerja yang positif.


Baca Juga: Realisasi Investasi Kuartal I-2026 Capai Rp 498,7 Triliun

“Alhamdulillah boleh saya sampaikan bahwa Kementerian Investasi bersama-sama dengan seluruh dunia usaha, baik dalam maupun luar negeri, serta badan terkait lainnya, target investasi pada triwulan pertama 2026 alhamdulillah tercapai,” ujar Rosan dalam konferensi pers, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, target investasi sepanjang 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.041,3 triliun. Dengan capaian Rp 498,8 triliun pada kuartal I, realisasi tersebut telah mencapai sekitar 24,4% dari target tahunan.

Dari sisi ketenagakerjaan, realisasi investasi ini mampu menyerap 706.569 tenaga kerja atau meningkat 18,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Rosan merinci, kontribusi antara penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) relatif seimbang.

Baca Juga: Menteri Rosan Proyeksi Realisasi Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp 497 Triliun

PMA tercatat sebesar Rp 250 triliun atau 50,1%, sedikit lebih tinggi dibandingkan PMDN sebesar Rp 248,8 triliun. Secara pertumbuhan, PMA meningkat 8,5% yoy, sementara PMDN tumbuh 6,0% yoy.

Sementara itu, distribusi investasi antara wilayah Jawa dan luar Jawa juga relatif berimbang. Investasi di Jawa mencapai Rp 247,5 triliun atau 49,6%, sedangkan di luar Jawa sebesar Rp 251,3 triliun.

Dari sisi wilayah, DKI Jakarta menjadi daerah dengan realisasi investasi terbesar pada kuartal I 2026 sebesar Rp 78,7 triliun atau 15,8% dari total investasi.

Baca Juga: Investasi Kuartal I-2026 Diproyeksi Melambat, Faktor Global Jadi Penekan

Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat sebesar Rp 76,8 triliun atau 15,4%, diikuti Banten Rp 34,4 triliun, Jawa Timur Rp 32,6 triliun, dan Sulawesi Tengah Rp 32,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News