Melantai di bursa hari ini, simak profil Cisarua Montain Dairy (CMRY)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah saham secara resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (6/12). Salah satunya, PT Cisarua Mountain Dairy Tbk atau Cimory. Perusahaan yang bergerak di bidang produk susu dan konsumen makanan premium itu melantai dengan kode saham CMRY

Pendiri dan Presiden Komisaris PT Cisarua Mountain Dairy Tbk Bambang Sutantio mengungkapkan, langkah perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) adalah penanda transformasi CMRY dari bisnis keluarga menjadi sebuah perusahaan publik dengan kapitalisasi pasar yang cukup pasar. 

Ia menjelaskan, CMRY merupakan penggabungan dari empat perusahaan. Tiga di antaranya  industri manufaktur berbasis protein. Sementara satu perusahaan lainnya adalah perusahaan distribusi yang menjadi ujung tombak pemasaran. 


Dengan CMRY melantai di bursa, Bambang berharap langkah ini akan memperkuat posisi perusahaan di industri yang sudah ditekuni sejak tahun 2005, yakni memproduksi minuman yoghurt yang pada waktu itu masih berlum dikenal di Indonesia. 

Baca Juga: Saham CMRY Sukses Pullback, Sempat ARB Akhirnya Cimory Ditutup di Zona Hijau

Ditarik lebih jauh lagi, cikal bakal CMRY sebenarnya dimulai pada tahun 1993 ketika PT Macroprima Panganutama didirikan sebagai produsen chicken nuget pertama di Indonesia. 

"Sebagai perusahaan terbuka kami akan tetap mempertahankan semua core value family business yang baik, tumbuh secara top line dan bottom line, dan selalu memegang teguh pada tata kelola perusaahan terbuka," jelasnya dalam seremoni virtual pencatatan saham perdana PT Cisarua Montain Dairy Tbk, Senin (6/12). 

Sekadar informasi, merek dagang Cimory saat ini sudah dikenal di Indonesia bahkan diekspor ke beberapa negara lain. Adapun merek ini melingkupi produk-produk susu olahan dan turunannya. 

Selain itu, ada merek dagang Kanzler untuk produk-produk olahan daging dan ikan. CMRY juga memiliki merek dagang Euro Gourmet dan dan Mamayo untuk produk-produk berbasis telur. 

Mengutip prospektusnya, untuk memenuhi basis konsumen, CMRY memiliki enam fasilitas produksi yang berlokasi strategis. Tiga fasilitas produksi didedikasikan untuk produk susu premium yang berlokasi di Sentul, Semarang, dan Pasuruan.

Sementara itu, tiga fasilitas produksi lainnya didedikasikan untuk makanan konsumen premium. Lokasinya, satu fasilitas di Cikupa dan dua lainnya di Semarang. 

Adapun per 30 Juni 2021, jaringan distribusi old chain CMRY terdiri dari 120 truk yang disewa pihak ketiga untuk menjaga suhu dingin produk. Selain itu, CMRY memiliki satu pusat distribusi di Sentul dan delapan cabang berlokasi di Jawa dan Bali yang berfungsi sebagai titik-titik distribusi. 

Manajemen juga mencermati, untuk saat ini CMRY dibatasi oleh kapasitas produksi. Mengingat, permintaan konsumen untuk produk Perseroan telah melampaui kapasitas produksi. Khususnya, dalam periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021. 

Baca Juga: Perdana melantai di bursa, harga saham Cimory (CMRY) melorot 6,82%

Oleh karena itu, CMRY telah dan akan terus melakukan investasi strategis yang signifikan dalam kemampuan produksi. Adapun rencana penggunaan dana IPO yang mencapai Rp 3,66 triliun juga sebagian besar dimanfaatkan sebagai belanja modal terkait dengan penambahan kapasitas untuk fasilitas produksi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi