Melemah 0,52% Sepekan, IHSG Turut Dibayangi Kenaikan Harga BBM



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah pada perdagangan akhir pekan ini. IHSG melemah 0,54% di level 7.135,24 pada Jumat (26/8).

Analis Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan menilai sentimen dalam negeri turut menyetir pergerakan IHSG hari ini. Menurut dia, IHSG ditutup melemah melanjutkan kekhawatiran akan rencana pencabutan subsidi BBM yang berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan inflasi. Di sisi lain, beberapa emiten yang merilis kinerja mencatatkan hasil yang cukup baik dapat menjadi katalis positif.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG pada akhir pekan ini ditutup melemah meskipun bursa global mayoritas menguat. Secara teknikal, Herditya bilang masih mencermati pergerakan IHSG yang belum mampu menembus resistance di 7.230 sehingga membuat IHSG rawan koreksi.


Baca Juga: IHSG Melemah ke 7.135 Hari Ini (26/8), TLKM, BBRI, UNVR Paling Banyak Net Sell Asing

Dalam sepekan, IHSG juga masih terpantau terkoreksi 0,52%. Herditya sependapat dengan Dennies, dari dalam negeri pasar mencermati kenaikan harga BBM subsidi yang kemungkinan akan berdampak ke inflasi.

"Dari sisi lain, pasar masih menanti adanya event dari Jackson Hole perihal kebijakan moneter The Fed ke depannya, apakah slowdown atau masih agresif mengingat inflasi AS sudah turun ke level 8,6%," papar Herditya pada Kontan.co.id, Jumat (26/8).

Meski IHSG cenderung bergerak melemah, investor asing mencatatkan beli bersih Rp 1,61 triliun di seluruh pasar dalam sepekan terakhir. Herditya menjelaskan, inflow asing diperkirakan masih masuk ke emiten-emiten big caps dan energi khususnya batubara, mengingat adanya kenaikan harga komoditas.

Untuk Senin (29/8), Herditya memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji area 7.100, dengan support 7.064 dan resistance 7.210.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati