KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapasitas usaha masih menjadi salah satu tantangan utama parra pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang. Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, pelaku usaha tidak hanya membutuhkan akses pembiayaan, Mereka juga memerlukan pendampingan dalam aspek pengelolaan keuangan, legalitas, hingga strategi pemasaran. Kondisi tersebut mendorong pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem UMKM. Maka, PT Sarinah (Persero) melalui program Sarinah Pandu yang mempertemukan 68 pelaku UMKM binaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) dari 15 perusahaan BUMN di Medan.
Melibatkan 15 BUMN, Sarinah Perkuat Pembinaan dam Ekosistem UMKM
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kapasitas usaha masih menjadi salah satu tantangan utama parra pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang. Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, pelaku usaha tidak hanya membutuhkan akses pembiayaan, Mereka juga memerlukan pendampingan dalam aspek pengelolaan keuangan, legalitas, hingga strategi pemasaran. Kondisi tersebut mendorong pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem UMKM. Maka, PT Sarinah (Persero) melalui program Sarinah Pandu yang mempertemukan 68 pelaku UMKM binaan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) dari 15 perusahaan BUMN di Medan.