Melonjak, Jumlah Pekerja Terkena PHK Capai 88.519 di 2025, Jabar Terbanyak



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) marak terjadi di tahun 2025 lalu. 

Mengutip Portal satu Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) jumlah pekerja yang mengalami PHK mencapai 88.519 orang sepanjang tahun 2025. Jumlah ini meningkat jika di bandingkan di tahun 2024 yang mencapai 77.965 orang. 

"Tenaga kerja ter-PHK paling banyak pada periode ini terdapat di Provinsi Jawa Barat, yaitu sekitar 21,26% dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan,” tulis Kemnaker dalam keterangan data tersebut, dikutip pada Rabu (14/1/2026).


Baca Juga: Begini Strategi Pemerintah Memitigasi PHK di Tahun 2026

Lebih rinci, Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus PHK tertinggi mencapai 18.815 orang pada periode Januari-Desember 2025. 

Kemudian, diikuti Jawa Tengah dengan jumlah PHK mencapai 14.700 orang dan disusul Banten denga 10.376 pekerja. 

Selanjutnya, PHK juga menghantui DKI Jakarta dengan jumlah 6.311 orang, dan diikuti Jawa Timur yang tercatat 5.949 pekerja terkena PHK. 

Selain itu, Sulawesi Selatan di urutan ke-6 dengan 4.297 orang, disusul Kalimantan Timur dengan 3.917 pekerja, Kepulauan Riau 3.265 pekerja, Kalimantan Barat 2.577 pekerja, serta Riau 2.546 pekerja. 

Kemnaker juga mencatat jumlah tenaga kerja ter-PHK yang tidak teridentifikasi menurut provinsinya sebanyak 19 orang selama dua belas bulan terakhir.

Kemnaker menegaskan bahwa data ini telah mengacu pada laporan BPJS Ketenagakerjaan terkait peserta program jaminan kehilngan pekerjaan (JKP).

Baca Juga: Sektor Padat Karya Tertekan, Apindo Wanti-Wanti Risiko PHK Mengintai di 2026

Selanjutnya: Long Weekend Isra Miraj 2026, OYO Tebar Diskon Menginap hingga 26%

Menarik Dibaca: Biaya Hidup Makin Menekan, Saatnya Warga Kota Besar Menata Ulang Keuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News