Kendati kurang familiar di telinga masyarakat, tanaman gedi sangat menguntungkan untuk dibudidayakan. Selain bisa dimanfaatkan sebagai campuran bahan makanan, tanaman gedi bisa diolah menjadi bahan obat tradisional. Dalam sebulan, omzet budidaya gedi mencapai Rp 30 juta per bulan. Di Indonesia, tanaman gedi mungkin belum familiar bagi masyarakat di Pulau Jawa. Tapi, bagi penduduk Sulawesi Utara, tanaman bernama latin Abelmoschus manihot ini sudah tidak asing lagi. Ya, bagi masyarakat di tanah Minahasa, daun Gedi biasa diolah jadi sayur khas yang disebut sayur yondok. Makan bubur Manado juga tidak lengkap jika tidak ditambah daun gedi sebagai campurannya. Sebab, daun gedi mempunyai fungsi sebagai penambah rasa gurih serta mengentalkan bubur.
Memanen laba maksi dari tanaman gedi (1)
Kendati kurang familiar di telinga masyarakat, tanaman gedi sangat menguntungkan untuk dibudidayakan. Selain bisa dimanfaatkan sebagai campuran bahan makanan, tanaman gedi bisa diolah menjadi bahan obat tradisional. Dalam sebulan, omzet budidaya gedi mencapai Rp 30 juta per bulan. Di Indonesia, tanaman gedi mungkin belum familiar bagi masyarakat di Pulau Jawa. Tapi, bagi penduduk Sulawesi Utara, tanaman bernama latin Abelmoschus manihot ini sudah tidak asing lagi. Ya, bagi masyarakat di tanah Minahasa, daun Gedi biasa diolah jadi sayur khas yang disebut sayur yondok. Makan bubur Manado juga tidak lengkap jika tidak ditambah daun gedi sebagai campurannya. Sebab, daun gedi mempunyai fungsi sebagai penambah rasa gurih serta mengentalkan bubur.