Memasuki Ke-21 Masa Operasional, 132.057 Jemaah Haji Telah Diterbangkan ke Arab Saudi



KONTAN.CO.ID – MADINAH. Kementerian Haji dan Umroh mencatat, hingga saat ini sebanyak 341 kloter dengan 132.057 jemaah dan 1.361 petugas telah diberangkatkan menuju ke Arab Saudi.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umroh Maria Assegaff membeberkan, proses pergerakan jemaah dari Madinah kemudian menuju ke Makkah juga terus berlangsung secara bertahap.

“Alhamdulillah hari ini kita telah memasuki hari ke-21 Masa operasional penyelenggaraan ibadah haji. Secara umum, seluruh layanan haji Indonesia mulai dari pemberangkatan di Tanah Air, kedatangan di Arab Saudi, akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, hingga pembinaan ibadah berjalan lancar, tertib, dan terus berada dalam pendampingan petugas,” tutur Maria dalam konferensi pers, Senin (11/5/2026).


Baca Juga: Purbaya Akui Ada Risiko Aset Lolos dalam Program Tax Amnesty

Hingga saat ini, sebanyak 240 kloter dengan 92.767 jemaah dan 960 petugas telah tiba di Makkah untuk kemudian melaksanakan umroh wajib dan tentunya mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji.

Sementara itu, kedatangan jemaah haji gelombang II juga terus berlangsung, yang mana kedatangan jemaah haji gelombang II melalui bandara King Abdul Aziz International Airport Jeddah mencapai 67 kloter dengan 25.541 jemaah serta 269 petugas.

Selain itu, sebanyak 5.766 jemaah haji khusus juga dikabarkan telah tiba di Arab Saudi dan mulai menjalani rangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Purbaya Beri Tenggat 6 Bulan untuk Dana WNI di Luar Negeri Masuk ke Indonesia

Adapun menjelang puncak haji, yakni akan dimulai pada 26 Mei 2026 atau 9 Dzulhijjah 1447 H, Maria terus mengimbau seluruh jemaah untuk mulai benar-benar fokus pada persiapan ibadah. Ia menegaskan bahwa puncak haji memang butuhkan kesiapan yang menyeluruh. Tidak hanya pada kemampuan fisik saja, tetapi juga ketenangan mental, kesiapan spiritual, serta kedisiplinan dalam mengikuti seluruh arahan petugas.

“Karena itu kami meminta jemaah untuk mulai menghemat tenaga sejak ini. Jangan memaksakan diri kemudian melakukan aktivitas-aktivitas yang tidak mendesak, terutama aktivitas di luar hotel pada siang hari,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News