Membanggakan! 4 Penemuan ini merupakan hasil karya mahasiswa Indonesia



KONTAN.CO.ID -  Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang tidak menentu, terselip beberapa berita yang membanggakan. Mahasiswa Indonesia berhasil membuat penemuan yang membanggakan Tanah Air.

Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud, melalui Instagram resminya (17/10/2020) memberikan daftar penemuan karya mahasiswa Indonesia. 

Penemuan tersebut menjadi contoh bahwa kreativitas, inovatif dan kritis bisa mengharumkan nama bangsa. 


"Karya generasi muda Indonesia saat ini menjadi modal di masa depan yang dapat mengispirasi banyak kalangan generasi muda lainnya untuk lebih meningkatkan kreativitas dan ide-ide cemerlang nya untuk mengharumkan dan membangun negeri ini." Seperti yang ditulis Admin Instagram Ditjen Dikti. 

Di bawah ini empat penemuan karya mahasiswa Indonesia yang dihimpun dari Instagram resmi Ditjen Dikti Kemendikbud. 

  • Face shield 

Salah satu alat pelindung Covid-19 adalah face shield. Alat ini digunakan oleh tenaga kesehatan selama menangani pasien Corona. 

Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) ikut membantu penanganan pasien Covid-19.

Mereka membantu dengan memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) berupa face shield

Target produksi face shield adalah 1,000 unit. APD ini akan diberikan pada rumah sakit di sekitar Kota Surakarta.

Baca Juga: 4 Pelajaran berharga di balik pandemi yang bisa dipetik mahasiswa

  • Hand Sanitizer

Tidak hanya mahasiswa UNS, mahasiswa Universitas Tadaluko (UNTAD) juga turut berinovasi menanggulangi virus Covid-19. 

Mahasiswa jurusan Farmasi FMIPA UNTAD membuat hand sanitizer dari ekstrak daun kelor. 

Daun kelor atau moringa sudah teruji sebagai anti bakteria. Karenanya hand sanitizer buatan mahasiswa UNTAD memiliki tambahan bisa membunuh bakteri dan virus. 

  • Moospin menggunakan plasma

Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) membuat inovasi untuk meningkatkan prodiksi susu. 

Mereka membuat inovasi alat pemerah yang bisa sekaligus mensterilkan susu secara otomatis menggunakan metode sterilisasi plasma non termal. 

  • Robot sterilisasi Covid-19

Pada kompetisi Spirit of Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2020, tim Apatte62 dari Universitas Brawijaya berhasil meraih peringkat pertama. 

Tim gabungan mahasiswa teknik mesin dan teknik elektro ini berhasil mengalahkan tim dari beberapa negara di Asia. 

Mereka membuat robot sterilisasi virus Covid-19. Robot ini bisa dikendalikan jarak jauh sehingga proses sterilisasi tidak melibatkan kontak langsung. 

Selanjutnya: Dikerjakan selama dua hari, ini pembagian waktu pengerjaan Asesmen Nasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News