Membayar Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa Mei 2023 Turun Jadi Rp 139,3 Miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cadangan devisa kembali menurun pada akhir Mei 2023. Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2023 sebesar US$ 139,3 miliar atau turun 3,39% secara bulanan (mom) dari US$ 144,2 miliar pada April 2023.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan, penurunan cadangan devisa tersebut untuk pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah.

“Serta adanya antisipasi kebutuhan likuiditas valas perbankan, sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian,” terang Erwin dalam keterangannya, Jumat (9/6).


Baca Juga: Berpotensi Naik Tahun Depan, Cadangan Devisa Diproyeksi Sentuh US$ 150 Miliar

Meski begitu, Erwin menilai cadangan devisa tetap mampu untuk mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas ekonomi makro serta sistem keuangan.

Pasalnya, posisi cadangan devisa setara 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran ULN pemerintah. Ini berada di atas standard kecukupan internasional yang sekitar 3 bulan impor.

Ke depan, BI akan terus memperkuat ketahanan sektor eksternal sejalan dengan bauran kebijakan yang ditempuh BI dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto