KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kaum marginal, seperti anak jalanan dan kaum papa kerap kali terpinggirkan. Peran mereka di masyarakat seolah dianggap sebelah mata. Namun, ada juga beberapa pihak yang berupaya mengangkat derajat kaum papa tersebut untuk bisa bangkit dengan membantu secara ekonomi. Misalnya saja Dewi Nur Cahyaningsih, pendiri Dynamic Learning. Perempuan yang tinggal di Semarang ini saat masih duduk di bangku SMP merasa terenyuh melihat anak jalanan berkeliaran. Pemandangan itu sering ia lihat saat pulang sekolah. Ia pun tergugah untuk membantu anak jalanan tersebut dengan memberikan bantuan usaha. Pada 2011, ia mendirikan Koperasi Anak Jalanan atau Kopaja. Di koperasi ini, Dewi mengajarkan anak jalanan berwirausaha dibawah institusi koperasi.
Memberdayakan kaum marginal lewat pelatihan dan bisnis (1)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kaum marginal, seperti anak jalanan dan kaum papa kerap kali terpinggirkan. Peran mereka di masyarakat seolah dianggap sebelah mata. Namun, ada juga beberapa pihak yang berupaya mengangkat derajat kaum papa tersebut untuk bisa bangkit dengan membantu secara ekonomi. Misalnya saja Dewi Nur Cahyaningsih, pendiri Dynamic Learning. Perempuan yang tinggal di Semarang ini saat masih duduk di bangku SMP merasa terenyuh melihat anak jalanan berkeliaran. Pemandangan itu sering ia lihat saat pulang sekolah. Ia pun tergugah untuk membantu anak jalanan tersebut dengan memberikan bantuan usaha. Pada 2011, ia mendirikan Koperasi Anak Jalanan atau Kopaja. Di koperasi ini, Dewi mengajarkan anak jalanan berwirausaha dibawah institusi koperasi.