JAKARTA. Apa yang tertangkap mata ketika pertama kali calon pembeli melihat sebuah produk? Pasti kemasannya. Semakin menarik bungkusnya, semakin tertarik pula calon pembeli untuk memilikinya.Sayangnya, biaya untuk membungkus produk dalam kemasan yang cantik tak murah. Kemasan berbahan alumunium foil yang bisa berdiri (standing pouch), misalnya, bisa diperoleh dengan harga Rp 500 - Rp 1.000 per unit. Sudah begitu, pabrik pengemasan menetapkan order minimal 60 juta unit. Akibatnya hanya perusahaan besar yang mampu membungkus produknya dengan standing pounch cantik.Kondisi itu mengilhami Delli Gunarso asal Cengkareng, Jakarta Barat. Dia menawarkan jasa pembuatan kemasan standing pounch khusus untuk pengusaha skala kecil yang tak kuat mengorder kemasan dari pabrik. Pendeknya, dia memberi jalan bagi para pengusaha kecil untuk mengemas produknya secantik produk keluaran pabrik-pabrik besar.
Membungkus Laba dari Jualan Kemasan Produk
JAKARTA. Apa yang tertangkap mata ketika pertama kali calon pembeli melihat sebuah produk? Pasti kemasannya. Semakin menarik bungkusnya, semakin tertarik pula calon pembeli untuk memilikinya.Sayangnya, biaya untuk membungkus produk dalam kemasan yang cantik tak murah. Kemasan berbahan alumunium foil yang bisa berdiri (standing pouch), misalnya, bisa diperoleh dengan harga Rp 500 - Rp 1.000 per unit. Sudah begitu, pabrik pengemasan menetapkan order minimal 60 juta unit. Akibatnya hanya perusahaan besar yang mampu membungkus produknya dengan standing pounch cantik.Kondisi itu mengilhami Delli Gunarso asal Cengkareng, Jakarta Barat. Dia menawarkan jasa pembuatan kemasan standing pounch khusus untuk pengusaha skala kecil yang tak kuat mengorder kemasan dari pabrik. Pendeknya, dia memberi jalan bagi para pengusaha kecil untuk mengemas produknya secantik produk keluaran pabrik-pabrik besar.