Memilih Deterjen Bubuk atau Cair, Mana yang Lebih Baik?



MOMSMONEY.ID - Deterjen merupakan barang utama yang wajib ada saat mencuci pakaian sehari-hari.

Jika dulu pilihan deterjen hanya terbatas pada bentuk bubuk, saat ini pilihan deterjen sudah lebih beragam. Selain deterjen bubuk yang masih cukup umum digunakan, Anda bisa memilih deterjen cair yang lebih praktis dan mudah digunakan.

Namun, di antara kedua jenis deterjen tersebut, mana yang lebih baik dan cocok untuk kebutuhan di rumah? Apa saja kelebihan dan kekurangannya?


Supaya tidak bingung, yuk simak artikel ini. Dirangkum dari The Spruce dan Whirlpool, berikut perbandingan antara deterjen bubuk dengan deterjen cair.

Baca Juga: Ini 6 Tips Gampang Agar Baju Tidak Bau Apek Saat Musim Hujan

Deterjen Bubuk

Sebelum kehadiran deterjen cair, deterjen bubuk merupakan jenis deterjen yang paling populer. Namun, saat ini deterjen bubuk juga masih cukup umum ditemui penggunaannya.

Berikut beberapa kelebihan deterjen bubuk:

  • Harga yang cenderung lebih murah, sehingga lebih terjangkau bagi Anda yang memiliki budget terbatas.
  • Bagus untuk membersihkan kotoran berupa lumpur atau tanah.
  • Mudah untuk ditakar saat akan digunakan.
Sementara itu, ini kekurangan deterjen bubuk:

  • Sulit larut sempurna dalam air dingin, sehingga mudah meninggalkan residu yang mengotori pakaian dan mesin cuci.
  • Walaupun mudah ditakar, penggunaannya bisa sedikit berantakan karena mudah tumpah.
  • Saat akan digunakan untuk membersihkan noda membandel, perlu dicampur dengan air terlebih dahulu.
Baca Juga: Pahami Cara Mencuci Baju Thrift agar Terbebas dari Kuman dan Bakteri

Deterjen Cair

Deterjen cair merupakan jenis deterjen yang relatif baru, tapi sudah mulai banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga sehari-hari. Deterjen jenis ini dianggap sebagai alternatif yang lebih praktis daripada deterjen bubuk.

Namun, tentu saja deterjen cair memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri yang perlu Anda pertimbangkan.

Berikut kelebihan deterjen cair:

  • Mudah digunakan dan praktis, bahkan tersedia dalam bentuk sachet untuk sekali penggunaan.
  • Lebih mudah larut sempurna dalam air, berapapun suhunya.
  • Bagus untuk membersihkan noda minyak.
  • Bisa digunakan untuk membersihkan noda membandel (spot pre-treatment) tanpa harus dicampur dengan air.
  • Cenderung tidak menimbulkan residu yang berlebih.
Sementara itu, berikut kekurangan deterjen cair:

  • Walaupun penggunaannya mudah dan praktis, tapi takaran yang digunakan bisa terlalu sedikit atau terlalu boros.
  • Kemasannya tidak ramah lingkungan dan cepat menjadi sampah.
  • Harganya cenderung lebih mahal, sehingga bagi sebagian orang akan sulit untuk membelinya secara rutin.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing deterjen. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk, tinggal sesuaikan deterjen jenis apa yang cocok dengan kebutuhan Anda di rumah.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Kania Paramahita