Menakar Ambisi BEI Mendongkrak Jumlah Perusahaan yang IPO



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) tampak berambisi meningkatkan jumlah perusahaan publik atau emiten. Teranyar, BEI resmi menjalin kerja dengan Kementerian Koperasi dan UKM. 

Harapannya, kerja sama ini bakal mendorong para UMKM untuk bisa melantai di BEI dengan menggelar Penawaran Umum Saham Perdana atawa Initial Public Offering (IPO).

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman menyampaikan saat ini sudah ada 33 UMKM yang listing dan saat ini BEI sudah mengantongi beberapa nama UMKM dalam pipeline IPO. 


Baca Juga: Simak Rencana Maxindo Karya Anugerah Setelah Melakukan IPO

“Target 100 UMKM yang bisa IPO itu bisa tercapai dengan 3 juta UMKM yang siap untuk pendanaan. Papan akselerasi baru diluncurkan pada 2021,” ujar dia, Rabu (7/6).

Asal tahu saja, BEI memang memiliki papan pencatatan khusus untuk mewadahi perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah alias UMKM, yakni Papan Akselerasi. 

Hingga saat ini, sudah ada 33 UMKM yang menghuni papan akselerasi tersebut. Hingga penutupan Kamis (9/6) dari 33 saham, hanya ada 12 saham yang berhasil melonjak dari harga IPO dan sisanya 21 saham tersungkur. 

Baca Juga: Wira Global Solusi (WGSH) Berniat Meningkatkan Jumlah Portofolio Bisnis pada 2023

Penurunan paling dalam terjadi pada saham PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL) dan PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV) yang masing-masing anjlok 79% dari harga IPO. SOUL turun dari Rp 110 menjadi Rp 23 dan OLIV merosot dari Rp 100 menuju Rp 21. 

Editor: Noverius Laoli