JAKARTA. Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengetuk palu keputusan sengketa pemilihan umum presiden (pilpres) hari ini (21/8). Hasil putusan ini diperkirakan akan menyetir pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kemarin, IHSG menguat 0,48% ke 5.190,67. Ini adalah level tertinggi sejak 1 Juni 2013. Salah satu penopang kenaikan IHSG adalah aksi beli asing yang mencatatkan net buy Rp 515,5 miliar. Dus, secara year to date, asing telah net buy Rp 56,05 triliun. Para analis menilai, kenaikan IHSG mencerminkan kepercayaan diri bahwa keputusan MK tak mengubah hasil hitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Dana asing yang parkir di pasar modal mencerminkan kepercayaan investor saat ini," ujar Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities, Wiliam Surya Wijaya.
Menakar arah pasar pasca putusan MK
JAKARTA. Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengetuk palu keputusan sengketa pemilihan umum presiden (pilpres) hari ini (21/8). Hasil putusan ini diperkirakan akan menyetir pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kemarin, IHSG menguat 0,48% ke 5.190,67. Ini adalah level tertinggi sejak 1 Juni 2013. Salah satu penopang kenaikan IHSG adalah aksi beli asing yang mencatatkan net buy Rp 515,5 miliar. Dus, secara year to date, asing telah net buy Rp 56,05 triliun. Para analis menilai, kenaikan IHSG mencerminkan kepercayaan diri bahwa keputusan MK tak mengubah hasil hitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Dana asing yang parkir di pasar modal mencerminkan kepercayaan investor saat ini," ujar Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities, Wiliam Surya Wijaya.