JAKARTA. Bak penyakit sampar, pelemahan rupiah menyebabkan emiten farmasi terkulai lemas. Lirik saja kinerja PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC). Hingga akhir tahun lalu, laba bersih TSPC turun 8,7% menjadi Rp 579,4 miliar. Sedangkan penjualan naik 9,6% menjadi sekitar Rp 7,51 triliun. Kinerja industri farmasi bertambah loyo, setelah sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). telah menyusun daftar dan menyediakan semua produk farmasi yang dibutuhkan oleh program kesehatan tersebut. Namun, produk farmasi TSPC tak masuk di dalamnya. Karena itu, TSPC berusaha mengembangkan bisnis produk nutrisi, salah satunya berbasis susu. Vanessa Ariati Tanuwijaya, Analis Mandiri Sekuritas, dalam riset 5 Mei 2015 menyebutkan, pada kuartal I-2015, TSPC telah mengeluarkan produk ultra high temperature (UHT) pertamanya dengan merek Vidoran KIDS with Cod Oil.
Menakar prospek saham TSPC
JAKARTA. Bak penyakit sampar, pelemahan rupiah menyebabkan emiten farmasi terkulai lemas. Lirik saja kinerja PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC). Hingga akhir tahun lalu, laba bersih TSPC turun 8,7% menjadi Rp 579,4 miliar. Sedangkan penjualan naik 9,6% menjadi sekitar Rp 7,51 triliun. Kinerja industri farmasi bertambah loyo, setelah sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). telah menyusun daftar dan menyediakan semua produk farmasi yang dibutuhkan oleh program kesehatan tersebut. Namun, produk farmasi TSPC tak masuk di dalamnya. Karena itu, TSPC berusaha mengembangkan bisnis produk nutrisi, salah satunya berbasis susu. Vanessa Ariati Tanuwijaya, Analis Mandiri Sekuritas, dalam riset 5 Mei 2015 menyebutkan, pada kuartal I-2015, TSPC telah mengeluarkan produk ultra high temperature (UHT) pertamanya dengan merek Vidoran KIDS with Cod Oil.