KONTAN.CO.ID - ZURICH. World Economic Forum (WEF) akan kembali digelar di Davos pada 19-23 Januari pekan depan. Kali ini, para pebisnis elit, pakar ekonomi, dan politikus akan bertemu di tengah tatanan ekonomi global yang tengah terguncang, utamanya akibat kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Kehadiran Trump di forum ini juga menjadi perhatian. Pasalnya, agenda pemerintahan presiden yang juga pebisnis ini sangat bertentangan dengan pendekatan konsensus yang diusung WEF. Trump juga kerap mengkritik WEF sebagai forum diskusi orang kaya. Trump memang banyak mengeluarkan kebijakan yang mengguncang tatanan ekonomi global. Mulai dari menggunakan tarif sebagai hukuman bagi negara yang tidak sejalan, intervensi militer di Venezuela, ancaman pengambilalihan Greenland secara paksa, hingga penarikan AS dari kerjasama dalam hal iklim, kesehatan, dan tantangan global lainnya.
Menakar Urgensi Ajang World Economic Forum di Tengah Guncangan Ekonomi Global
KONTAN.CO.ID - ZURICH. World Economic Forum (WEF) akan kembali digelar di Davos pada 19-23 Januari pekan depan. Kali ini, para pebisnis elit, pakar ekonomi, dan politikus akan bertemu di tengah tatanan ekonomi global yang tengah terguncang, utamanya akibat kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Kehadiran Trump di forum ini juga menjadi perhatian. Pasalnya, agenda pemerintahan presiden yang juga pebisnis ini sangat bertentangan dengan pendekatan konsensus yang diusung WEF. Trump juga kerap mengkritik WEF sebagai forum diskusi orang kaya. Trump memang banyak mengeluarkan kebijakan yang mengguncang tatanan ekonomi global. Mulai dari menggunakan tarif sebagai hukuman bagi negara yang tidak sejalan, intervensi militer di Venezuela, ancaman pengambilalihan Greenland secara paksa, hingga penarikan AS dari kerjasama dalam hal iklim, kesehatan, dan tantangan global lainnya.
TAG: