Menaker: Ada peluang kerja care giver di Hong Kong



JAKARTA. Peluang kerja di Hong Kong masih sangat besar terutama jabatan profesi care giver dan babysitter. Hal ini disebabkan situasi demografis Hong Kong yang memunculkan jumlah dari angkatan tua yang cukup besar sehingga kebutuhan untuk perawatan terhadap orang tua dan bayi juga membesar.

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengatakan kesempatan ini harus bisa dimanfaatkan oleh Indonesia dengan meningkatkan skill dan sekaligus meningkatkan kualitas pekerjaan para TKI selama ini bekerja di sektor domestic sehingga statusnya bisa meningkat dan bisa masuk bekerja menjadi care giver atau babysitter.

“Pemerintah Hongkong berharap agar Indonesia bisa mengisi pekerjaan-pekerjaan perawatan terhadap orang tua dan bayi. Kesempatan ini harus dijawab dengan kesiapan keterampilan kerja dari para TKI kita yang bekerja di Hongkong,” kata Hanif, dalam siaran perannya, Selasa (28/8).


Hanif mengatakan dari tahun ke tahun lowongan pekerjaan Care Giver dan Baby sitter di Hong kong terus meningkat sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Ini kesempatan Indonesia untuk menyiapkan TKI yang sudah ada di Hong Kong ini agar mereka bisa mendapatkan upgrading maupun upskilling untuk masuk ke jabatan care giver dan babysitter. Selain itu calon TKI yang ada di dalam negeri juga harus disiapkan sesuai dengan kompetensi kerja yang dibutuhkan,” kata Hanif.

Menurut data Maret 2015, terdapat 149.838 orang TKI Hong Kong. Sebagian besar bekerja sebagai TKI sektor domestik.

“Pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih karena Pemerintah Hong Kong telah menyediakan kesempatan kerja yang cukup luas bagi TKI terutama sektor domestik. Pemerintah Hong Kong juga mengucapkan terima kasih kembali atas upaya Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor itu,” kata Hanif. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News