Menaker Ida Fauziyah minta pekerja migran tunda mudik lebaran 2021



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sedang bekerja dan berada di berbagai negara penempatan agar berbesar hati menunda mudik pada lebaran tahun ini.

"Tentu banyak PMI yang ingin mudik karena rindu dengan keluarga: ibu, bapak anak, dan kerabat lainnya di kampung halaman. Dalam kesempatan ini, saya sangat berharap, meminta agar niat mudik ditunda dulu," kata Ida dalam keterangan tertulis, Minggu (18/4).

Penundaan mudik ini lantaran Ida menilai situasi belum sepenuhnya kondusif. Tak hanya itu, ada pula kemungkinan para PMI tertular Covid-19 mengingat perjalanan yang panjang dan lama dari negara penempatan ke Indonesia.


Baca Juga: Berakhir besok, PPKM mikro akan kembali diperpanjang

"Kemungkinan tertular Covid-19 dalam perjalanan masih sangat besar karena penerbangan yang panjang dan lama menuju tanah air. Kasian jika keluarga di kampung ikut terkena nantinya," ujar Ida.

Dia juga mengingatkan, belum tentu negara tujuan memperbolehkan para PMI masuk ke negara tersebut kembali bila mudik telah selesai. Dia juga mengatakan, bila negara tersebut memperbolehkan, PMI tidak mudah untuk  lolos karena persyaratannya sangat ketat.

Menurutnya, persyaratan tersebut seperti PMI harus lulus tes PCR, melakukan karantina 2 minggu dan lain sebagainya.

Ida pun meminta para PMI agar bersabar. Menurutnya, banyak cara aman untuk menunjukkan cinta kepada keluarga, yakni dengan memanfaatkan teknologi seperti menggunakan fitur video call untuk melakukan tatap muka dengan orang tua, anak dan kerabat untuk merayakan Hari Lebaran.

Sementara, dia juga mengatakan PMI bisa mentransfer uang lebaran atau mengirimkan hadiah bagi keluarganya melalui pos.

Editor: Yudho Winarto