Menang pemilu presiden AS, Joe Biden beri pidato perdana



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Joe Biden memberikan pidato pertamanya sebagai presiden terpilih Amerika Serikat (AS) di kediamannya di Wilmington, Negara Bagian Delaware. 

Dalam pidatonya, dia berjanji bakal menyatukan Amerika Serikat dan memulihkan perpecahan setelah "menang meyakinkan" dari rivalnya, petahana Donald Trump. "Saya berjanji bakal bekerja dengan sepenuh jiwa untuk memenangkan kepercayaan yang sudah diberikan oleh rakyat," jelas Biden. 

Dia mengaku memahami kekecewaan yang dirasakan oleh publik pendukung Trump. Karena itu, dia meminta agar diberikan kesempatan. "Ini waktunya untuk membuang retorika kasar, mendinginkan situasi, memerhatikan satu sama lain, dan mendengarkan satu sama lain," kata dia. 


Dilansir AFP dan Sky News Minggu (8/11), presiden terpilih berusia 77 tahun itu menyatakan yang dia inginkan adalah persatuan, bukan perpecahan. 

Baca Juga: Joe Biden menang pemilu AS, warga New York rayakan kekalahan Trump dengan suka ria

"Ini waktunya pemulihan bagi Amerika. Mereka bukan musuh kita. Mereka juga warga kita. Marilah kita umumkan era demonisasi berhenti di sini," tegasnya. 

Mantan wakil presiden era Barack Obama itu berjanji tak hanya memulihkan jiwa maupun mengangkat tulang punggung Negeri Paman Sam. Dia juga menegaskan bahwa menjadi presiden ke-45 bagi AS untuk membuat negara adidaya tersebut kembali diperhitungkan di level dunia. 

Secara khusus, dia berterima kasih kepada warga Afrika-Amerika yang sudah memilihnya untuk menantang Trump, dan kemudian menang darinya. 

Biden nampak ceria ketika dia berbicara di khalayak, setelah diperkenalkan oleh wakil presiden terpilih Kamala Harris. "Teman-teman, rakyat sudah berbicara. Mereka sudah memberikan kita kemenangan. Kemenangan yang meyakinkan," pungkas Biden. (Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terpilih sebagai Presiden AS, Joe Biden Beri Pidato Pertama".

Selanjutnya: Joe Biden: Kisah tentang karier politik, pernikahan, dan kecelakaan tragis

Editor: Anna Suci Perwitasari