KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menanti banyaknya data global dirilis, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pekan depan berpotensi terkoreksi. Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/1) rupiah berhasil ditutup menguat 0,34% ke level Rp 14.030 per dolar AS, sedangkan dalam sepekan menguat tipis 0,03% dari catatan pekan lalu yang berada di level Rp 14.035 per dolar AS (22/1). Sementara itu, rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (Jisdor) melemah tipis 0,21% ke level Rp 14.084 per dollar AS dalam sepekan. Research and Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin menilai, sepekan ke depan rupiah berpotensi bergerak di atas level Rp 14.100 per dollar AS. Dimana, sentimen eksternal bakal mendominasi pergerakan mata uang Garuda sepekan ke depan.
Menanti data global, rupiah berpotensi melemah pada pekan depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menanti banyaknya data global dirilis, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pekan depan berpotensi terkoreksi. Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/1) rupiah berhasil ditutup menguat 0,34% ke level Rp 14.030 per dolar AS, sedangkan dalam sepekan menguat tipis 0,03% dari catatan pekan lalu yang berada di level Rp 14.035 per dolar AS (22/1). Sementara itu, rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (Jisdor) melemah tipis 0,21% ke level Rp 14.084 per dollar AS dalam sepekan. Research and Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin menilai, sepekan ke depan rupiah berpotensi bergerak di atas level Rp 14.100 per dollar AS. Dimana, sentimen eksternal bakal mendominasi pergerakan mata uang Garuda sepekan ke depan.