Menanti pasokan AS, minyak WTI koreksi



JAKARTA. Dugaan kenaikan pasokan di AS kembali membebani harga minyak mentah dunia. Koreksi pun masih dialami harga minyak WTI di perdagangan hari ini.

Mengutip Bloomberg, Rabu (27/7) pukul 18.45 WIB harga minyak mentah WTI kontrak pengiriman September 2016 terkikis 0,26% di level US$ 42,81 per barel dibanding hari sebelumnya.

Menurut laporan American Petroleum Institute, stok di Cushing, Oklahoma, pelabuhan pengiriman minyak terbesar di AS naik 1,4 juta barel pekan lalu. Sementara dari laporan yang sama, stok nasional AS turun 827.000 barel.


Data yang variatif ini membuat pasar khawatir. Kecemasan meningkat sembari pelaku pasar menanti rilis data resmi dari Energy Information Administration (EIA) malam ini.

“Fokus utama saat ini adalah menanti apakah stok akan naik lagi. Jika benar terjadi kenaikan lagi dan permintaan belum meningkat seperti saat ini maka nyaris tidak ada katalis yang bisa mengangkat harga minyak di pasar,” kata Giovanni Staunovo, Analyst UBS Group AG seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (27/7).

Apalagi kini, stok di AS masih lebih tinggi 100 juta barel di atas rata-rata stok lima tahunan. Hanya saja memang kejatuhan harga minyak masih tertahan, mengingat World Bank baru saja menaikkan proyeksi harga minyak mentahnya menjadi US$ 43 per barel atau naik dari prediksi sebelumnya di April 2016 di US$ 41 per barel. Dugaan ini berdasarkan ekspektasi penurunan stok global di semester dua 2016 ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News