KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Volatilitas nilai tukar rupiah diperkirakan masih cukup besar dalam beberapa waktu ke depat. Apalagi, Amerika Serikat (AS) belum memutuskan kapan akan menggelontorkan stimulus raksasanya tersebut. Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana memprediksi, paket stimulus AS berpotensi diumumkan dalam waktu dekat. Meskipun masih ada perdebatan nilai stimulus yang akan digelontorkan antara partai Demokrat dan partai Republik, peluang untuk meloloskan stimulus cukup besar. "Donald Trump masih akan diusung pada pemilihan presiden AS mendatang. Jika (stimulus) terlambat, kami pikir itu akan menjadi bulan-bulanan partai Demokrat," ungkap Fikri kepada Kontan.co.id, Kamis (27/8).
Menanti stimulus AS, ekonom proyeksikan rupiah masih positif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Volatilitas nilai tukar rupiah diperkirakan masih cukup besar dalam beberapa waktu ke depat. Apalagi, Amerika Serikat (AS) belum memutuskan kapan akan menggelontorkan stimulus raksasanya tersebut. Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana memprediksi, paket stimulus AS berpotensi diumumkan dalam waktu dekat. Meskipun masih ada perdebatan nilai stimulus yang akan digelontorkan antara partai Demokrat dan partai Republik, peluang untuk meloloskan stimulus cukup besar. "Donald Trump masih akan diusung pada pemilihan presiden AS mendatang. Jika (stimulus) terlambat, kami pikir itu akan menjadi bulan-bulanan partai Demokrat," ungkap Fikri kepada Kontan.co.id, Kamis (27/8).