KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelabuhan Tanjung Priok merupakan gerbang utama ekspor-impor Indonesia dan pusat distribusi logistik nasional. Kelancaran akses menuju pelabuhan sangat penting untuk mendukung rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi. Namun, kemacetan yang terjadi di April 2025 menunjukkan betapa rentannya sistem logistik jika akses terganggu. Kemacetan parah di pintu masuk New Priok Container Terminal One (NPCT1) terjadi akibat lonjakan truk kontainer pasca Lebaran dan mahalnya tarif Jalan Tol Cibitung-Cilincing. Banyak armada logistik beralih ke JORR-1 dan tol pelabuhan, menyebabkan penumpukan kendaraan. Menurut Sugi Purnoto, Senior Consultant di Supply Chain Indonesia, kemacetan ini menimbulkan kerugian besar, mulai dari waktu terbuang, biaya operasional yang meningkat, hingga kerusakan armada.
Mencari Solusi untuk Mengurai Kemacetan Pelabuhan Tanjung Priok
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelabuhan Tanjung Priok merupakan gerbang utama ekspor-impor Indonesia dan pusat distribusi logistik nasional. Kelancaran akses menuju pelabuhan sangat penting untuk mendukung rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi. Namun, kemacetan yang terjadi di April 2025 menunjukkan betapa rentannya sistem logistik jika akses terganggu. Kemacetan parah di pintu masuk New Priok Container Terminal One (NPCT1) terjadi akibat lonjakan truk kontainer pasca Lebaran dan mahalnya tarif Jalan Tol Cibitung-Cilincing. Banyak armada logistik beralih ke JORR-1 dan tol pelabuhan, menyebabkan penumpukan kendaraan. Menurut Sugi Purnoto, Senior Consultant di Supply Chain Indonesia, kemacetan ini menimbulkan kerugian besar, mulai dari waktu terbuang, biaya operasional yang meningkat, hingga kerusakan armada.