KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) ingin turut dilibatkan dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis. Menteri Desa PDT, Yandri Susanto menyebut pihaknya siap mengakomodir pelaksanaan program itu melalu BUMDes yang tersebar di seluruh desa. Ia bahkan menargetkan setiap BUMDes bisa memasok minimal satu bahan baku untuk program tersebut. "Kalau bisa BUMDes jadi penyuplai langsung minimal di daerah mereka," kata Yandri dalam Raker Bersama Komisi V DPR RI, Kamis (7/11).
Yandri memastikan BUMDes dapat berperan langsung dalam budidaya, atau mengsolidasi petani, perkebunan dan nelayan dengan melibatkan pendamping desa. Baca Juga: Lebih Besar dari APBD, NTT Dapat Jatah Rp 8 Triliun Buat Makan Bergizi Gratis "Kita ingin jadikan BUMDes bisa jadi pengelola lumbung pangan dan sebagai unit layanan makanan bergizi," urainya. Terpisah, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana menyebutkan program makan bergizi gratis besutan Presiden Prabowo Subianto bakal disalurkan oleh pihaknya melalui satuan pelayanan di setiap daerah. Adapun tiap-tiap satuan pelayanan tersebut bakal mengelola anggaran yang fantastis setiap tahunnya. Seperti diketahui, untuk melaksanana program ini pemerintah bakal menggelontorkan anggaran sebesar Rp 71 triliun di tahun 2025. "Satuan pelayanan ini akan mengelola antara Rp 9 miliar - Rp 11 miliar per tahun,” ujar Dadan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2024, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/11).